Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jutaan Akun Dibobol, Bareskrim Polri Tunggu Laporan Tokopedia

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengemukakan bahwa tim penyidik masih menunggu Tokopedia untuk membuat laporan agar kasus pembobolan akun tersebut bisa segera diselidiki dan pelakunya ditangkap.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 Mei 2020  |  15:51 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat logo Tokopedia di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktivitas di dekat logo Tokopedia di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri belum melakukan penyelidikan terkait pembobolan jutaan akun pengguna di Tokopedia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengemukakan bahwa tim penyidik masih menunggu Tokopedia untuk membuat laporan agar kasus pembobolan akun tersebut bisa segera diselidiki dan pelakunya ditangkap.

"Sampai hari ini kami masih belum terima laporan ya," tuturnya, Senin (4/5/2020).

Dia mengimbau agar Tokopedia segera melakukan pelaporan resmi ke Bareskrim Polri agar perkara kejahatan siber tersebut bisa segera terungkap.

"Kami tunggu laporannya," katanya.

Sebelumnya, Tokopedia membenarkan kebocoran data 15 juta data pelanggannya beberapa hari lalu.

Sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia, Tokopedia diwajibkan mengikuti semua standar perlindungan data pribadi yang dimuat di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71/2019 tenyang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Menteri Kominfo Nomor 20/2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokopedia serangan siber
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top