Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PM Inggris Boris Johnson Ungkap Fakta Dirinya Hampir Meninggal Saat Terkena Virus Corona

Boris Johnson mengatakan saat itu, dokter bersiap mengumumkan kabar kematiannya, jika kondisinya terus memburuk.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 03 Mei 2020  |  08:31 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberikan pidato resmi pertamanya setelah sembuh dari Covid-19 - Bloomberg / Simon Dawson
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberikan pidato resmi pertamanya setelah sembuh dari Covid-19 - Bloomberg / Simon Dawson

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar mengejutkan diungkapkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mengatakan dirinya hampir meninggal dunia saat melawan corona beberapa waktu lalu.

Boris Johnson mengatakan saat itu, dokter bersiap mengumumkan kabar kematiannya, jika kondisinya terus memburuk.

Hal tersebut karena ketika dirawat, Johnson mengalami sesak napas, dan bantuan oksigen berliter-liter yang diberikan kepadanya sama sekali tidak membantunya.

Dia juga tidak menyangka.bisa sembuh tepat waktu menjelang kelahiran anak pertamanya dengan tunangannya.

Menurutnya saat itu dia enggan ke rumah sakit, tapi dokter memaksanya dan mengharuskan dia memakai tabung oksigen. 

‘Itu adalah momen yang sulit, saya tidak akan menyangkalnya. Mereka memiliki strategi untuk menghadapi skenario tipe “kematian Stalin” ujarnya dikutip dari metro.co.uk

‘Saya tidak dalam kondisi yang baikn dan saya sadar ada rencana darurat dari para dokter yang memiliki segala macam pengaturan untuk apa yang harus dilakukan jika ada yang salah." Tambahnya.

Johnson dipaksa mengakui betapa seriusnya situasi ketika kondisinya mulai memburuk dan dirawat di perawatan intensif pada hari Senin. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Boris Johnson
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top