Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Baru Diluncurkan, Ini Dua Fungsi Sistem Bersatu Lawan Covid-19

Pengembangan sistem integrasi data nasional Covid-19 ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 29 April 2020  |  17:28 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memberikan penjelasan di Jakarta, Kamis (7/11/2019). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate memberikan penjelasan di Jakarta, Kamis (7/11/2019). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi meluncurkan sistem integrasi data nasional yang diberi nama "Bersatu Lawan Covid-19" di Jakarta, pada Rabu (29/4/2020).

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan bahwa pengembangan sistem integrasi data ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo yang disampaikan dalam rapat terbatas beberapa pekan lalu tentang integrasi dan keterbukaan data Covid-19.

"Menteri Komunikasi dan Informatika bersama dengan mitra kerja lain yakni BNPB, Kementerian Kesehatan dan kementerian/lembaga terkait lainnya, telah mengembangkan sistem integrasi data nasional yang kita sebut atau diberi nama Bersatu Lawan Covid-19," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Lebih lanjut, Menteri Johnny menyampaikan bahwa integrasi data ini memiliki dua fungsi utama. Pertama, sistem ini memiliki fungsi integrasi dan konsolidasi seperti data kesehatan, dan logistik, serta data-data lain yang dihimpun dari 514 kabupaten/kota di 34 provinsi, Kementerian/Lembaga terkait, serta platform digital.

Menurutnya, data yang terintegrasi ini sangat penting sebagai basis pengambilan kebijakan secara akurat, terukur, dan efektif dalam menangani pandemi ini.

Kedua, sistem ini bisa diakses oleh publik melalui portal Covid19.go.id atau portal resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Portal tersebut telah dikembangkan Kementerian Kominfo sehingga data-data yang diakses oleh masyarakat disajikan dengan visualisasi yang lebih mendetail.

Selain itu, di dalamnya juga disematkan sejumlah fitur antara lain tampilan pengelolaan data, pelaporan mandiri, chat board, penanganan hoaks, informasi telemedicine, dan rumah sakit rujukan Covid-19.

"Di sana juga akan disertakan dengan data Sehat Jiwa [Sejiwa/aplikasi penanganan dampak psikologis bagi masyarakat], data lengkap protokol, dan regulasi, serta banyak fitur lainnya. Sistem integrasi data ini melengkapi inisiatif Kementerian Kominfo sebelumnya," jelasnya.

Selain itu, Menteri Johnny juga meminta masyarakat untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghindari tempat-tempat rawan penyebaran Covid-19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkominfo Virus Corona covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top