Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 5 Skema Aksi Penyelamatan UMKM Ala Jokowi di Tengah Covid-19

Presiden Jokowi meminta pelaku UMKM dalam kategori miskin dan kelompok rentan terdampak Covid-19 agar dipastikan mendapatkan bantuan sosial.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 29 April 2020  |  13:52 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (3/3 - 2020). Bisnis/Muhammad Khadafi
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (3/3 - 2020). Bisnis/Muhammad Khadafi

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyatakan upaya pemerintah untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi pandemi virus Corona telah mengerucut pada 5 skema besar. Termasuk program khusus bagi usaha ultra mikro yang selama ini tidak tersentuh dan tidak terjangkau oleh lembaga keuangan dan perbankan.

Presiden Jokowi mengungkapkan skema yang pertama ialah pelaku UMKM dalam kategori miskin dan kelompok rentan akan mendapatkan bantuan sosial, baik program keluarga harapan (PKH), paket sembako, bansos tunai, bantuan langsung tunai desa, maupun pembebasan tarif listrik, dan kartu prakerja.

Kedua, insentif perpajakan pagi pelaku UMKM dengan omzet kurang dari Rp4,8 miliar per tahun.

“Pemerintah telah menurunkan PPh final untuk UMKM dari 0,5 menjadi 0 persen selama periode 6 bulan dimaulai dari April sampai September 2020,” kata Presiden saat membuka rapat terbatas melalui telekonferensi, Rabu (29/4/2020).

Selanjutnya pemerintah akan merelaksasi dan merestrukturisasi kredit UMKM dengan berbagai skema, baik penundaaan angsuran maupun subsidi bunga kepada berbagai penerima program pembiayaan pemerintah.

Skema yang keempat adalah perluasan pembiayaan UMKM berupa stimulus bantuan modal kerja darurat.

”Jadi bantuan modal kerja darurat ini harus betul-betul kita rancang agar UMKM betul-betul merasakan dan mendapat skema bantuan modal darurat ini,” kata Jokowi.

Terakhir, kementerian dan lembaga, BUMN, dan pemerintah daerah harus menjadi bantalan UMKM terutama pada tahap awal pemulihan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara, misalnya BUMN atau BUMD menjadi offtaker atau penyerap hasil produksi UMKM.

Adapun sebelumnya, Jokowi menyampaikan bahwa seluruh skema bantuan harus diberikan dengan transparan dan terukur agar semua UMKM dapat bertahan dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Selain itu, pemerintah juga dituntut untuk secara cepat memilah setiap usaha berdasarkan kondisi terkini, mulai dari yang terparah hingga yang justru dapat mengambil peluang di tengah masa pandemi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi umkm Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top