Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warga Australia Ramai-Ramai Tarik Dana Pensiun

Sebanyak 881.600 warga Australia mendaftarkan dirinya untuk mengakses program pensiun, setelah pemerintah melonggarkan aturan pencairan program pensiun tersebut.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 17 April 2020  |  16:22 WIB
Sydney, Australia - Istimewa
Sydney, Australia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 881.600 warga Australia mendaftarkan dirinya untuk mengakses program pensiun, setelah pemerintah melonggarkan aturan pencairan program pensiun tersebut.

Dilansir Bloomberg, Jumat (17/4/2020), juru bicara Australian Taxation Office mengatakan penghitungan tersebut didapat per Kamis (16/4/2020). Pendaftaran kembali dibuka pada Senin mendatang.

Dana pensiun Australia senilai A$2,95 triliun diperkirakan bakal tersedot hingga A$50 miliar hingga 5 bulan ke depan seiring semakin banyaknya masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini. Angka perkiraan tersebut bahkan dua kali dari estimasi pemerintah.

Pemerintah memproyeksi sekitar 1,3 juta orang akan mendaftar program pengambilan dana pensiun itu dan sekitar A$27 miliar akan kembali ke kantong para pekerja.

Jika pendaftaran diterima, maka masyarakat berhak mendapatkan dana tersebut dalam waktu 5 hari melalui mekanisme transfer bank. Masyarakat bisa menarik hingga A$10.000 sebelum 30 Juni dan A$10.000 antara saat itu sebelum 24 September.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia dana pensiun

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top