Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sidang Isbat Ramadan 2020 Dilakukan Kamis Pekan Depan

Hanya beberapa perwakilan saja yang menghadiri sidang secara fisik. Semua proses, kecuali sesi kedua, akan disiarkan dengan cara teleconference.
Devi Sri Mulyani
Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 16 April 2020  |  12:31 WIB
Sesi pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1440 H (2019) secara hisab oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama di Auditorium HM Rasjidi - @Kemenag_RI
Sesi pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1440 H (2019) secara hisab oleh Tim Falakiyah Kementerian Agama di Auditorium HM Rasjidi - @Kemenag_RI

Bisnis.com, JAKARTA - Ramadan 1441 H akan segera datang. Dalam hitungan jari, bulan suci umat Islam itu bakal dimulai. Untuk mennetukan kapan Bulan Ramadan dimulai, biasanya akan dilakukan Sidang Isbat (Penentuan) oleh lembaga Islam tanah air beserta Kementarian Agama.

Bila pada Ramadan sebelumnya sidang Isbat berlangsung semarak, tidak demikian dengan tahun ini. Pandemi virus Corona (Covid-19) menjadi peyebabnya. Sidang pun akan dilakukan dengan cara teleconference pada Kamis (23/4/2020) minggu depan.

Adalah Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Kamaruddin Amin,  yang menginfokan waktu dan cara dalam sidang isbat Ramadan 2020 ini.

Informasi yang dihimpun Bisnis pada Kamis (16/4/2020), Kamaruddin mengungkapkan jika seiring kebijakan physical distancing dan sesuai protokol kesehatan, pihaknya menghindari adanya kerumunan.

“Sidang isbat akan memanfaatkan teknologi teleconference sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama. Masyarakat juga dapat menyaksikan proses isbat nanti melalui live streaming website dan media sosial Kementerian Agama," Ujar Kamaruddin.

Sidang isbat akan dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, paparan posisi hilal awal Ramadan 1441H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya. Paparan ini akan disiarkan secara langsung melalui website dan medsos Kemenag. 

Setelah Magrib, sidang isbat digelar secara tertutup. Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, serta Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, dan Dirjen Bimas Islam. Sidang diawali dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia.

“Para tokoh ormas yang diundang, bisa mengikuti dan berdialog dalam proses sidang ini melalui meeting room online yang akan dibagikan tautan, ID, dan password-nya.” tambah Kamaruddin.

Selanjutnya hasil sidang isbat, akan diumumkan secara terbuka oleh Menag melalui telekonferensi pers. Sehingga, media tidak perlu hadir di kantor Kementerian Agama.

Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk penetapan awal Ramadan 1441H/2020M pada hari Kamis, 23 April 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ramadan Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top