Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jakarta akan Tutup Operasional KRL? Ini Kata Luhut Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal rencana penutupan operasional KRL oleh pemerintah daerah.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 14 April 2020  |  19:18 WIB
Ilustrasi-Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sesuai aturan PSBB, maka operasional KRL di pemerintah provinsi DKI Jakarta dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir hingga 18.00 WIB. - Bisnis/Dedi Gunawan
Ilustrasi-Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sesuai aturan PSBB, maka operasional KRL di pemerintah provinsi DKI Jakarta dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir hingga 18.00 WIB. - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal rencana penutupan operasional KRL oleh pemerintah daerah.

Rencana penutupan operasional Kereta Listrik Commuter line itu terkait dengan masih banyaknya orang yang menuju ke Jakarta.

Luhut menyebutkan bahwa dirinya telah berbicara dengan Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Tadi Pak Anis bilang ke saya, saya bilang Pak Anis tolong dilihat kenapa masih banyak yang ke Jakarta kalau mau menutup, karena ini nanti kita lihat, kan gak kayak mau balik tangan juga. Misalnya menyangkut logistik, kita gak mau terganggu," ujarnya.

Di luar soal transportasi, Luhut menyebutkan bahwa semua harus dilihat aturannya seperti apa. "Ada yang disetujui aturannya, ada yang tidak. Nanti kita evaluasi. Nanti dari hasil ini akan bisa tentukan," ujarnya.

Luhut menambahkan data pasien terinfeksi Corona, pasien meninggal, maupun pasien sembuh akan menentukan aturan ke depan juga.

Pemerintah, lanjut Luhut, mengkaji banyak hal ditengah situasi yang terjadi.

"Makanya kami harus hati-hati, cermat, tidak grasa-grusu. Harus lihat, pas gak ini. Kenapa keliatan lambat. enggak juga. Semua kita lakukan, kita ingin pastikan bahwa rakyat kecl menerima sosial safety net, kartu pra kerja, BLT, semua dipastikan minggu ini sudah mulai jalan, Minggu depan kita harapkan sudah jalan dengan bagus," ujar Luhut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek Luhut Pandjaitan
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top