Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Redam Covid-19, Pemerintah Siapkan BLT Rp600.000/Keluarga

Penerima BLT adalah masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan juga Kartu Pra Kerja.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 07 April 2020  |  13:53 WIB
Pegawai Bank BNI Syariah menunjukan uang rupiah di kantor cabang di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Pegawai Bank BNI Syariah menunjukan uang rupiah di kantor cabang di Jakarta, Senin (2/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp600.000/kelaurga untuk meredam dampak sosial ekonomi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Penerima BLT adalah masyarakat yang belum mendapatkan manfaat dari Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), dan juga Kartu Pra Kerja dan berada di luar wilayah Jabodetabek.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pemerintah tengah mengalkulasi jumlah penerima secara nasional. Sejauh ini tercatat 4,1 juta jiwa di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan akan ada tambahan hampir 9 juta jiwa di luar wilayah tersebut.

Untuk wilayah Jabodetabek, pemerintah berencana memberikan bantuan sembako senilai Rp600.000/keluarga.

“Itu diusulkan mendapat BLT secara tunai, Rp600.000, jangka waktu sedang dipikirkan 2 atau 3 bulan. Bapak Presisden meminta saya menghitung,” katanya usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo melalui video conference, Selasa (7/5/2020).

Menkeu menjelaskan untuk wilayah DKI saja, tercatat 2,5 juta jiwa atau bila dikonversi adalah 1,7 juta keluarga. Wilayah Bodetabek terdapat 1,6 juta jiwa atau bila dikonversi 576.434 keluarga.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan bahwa penerima BLT adalah seluruh keluarga tidak mampu yang tercatat di dalam data kementerian. Nantinya Kemensos juga akan meminta tambahan data dari pemerintah daerah terkait.

“Kita akan mulai bulan ini, tapi tentunya karena baru diputuskan hari ini, kami perlu untuk melakukan koordinasi-koordinasi terlebih dahulu,” katanya.

Selain itu, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi DKI Jakarta menyiapkan 3,7 juga bantuan sosial berbasis keluarga. Bantuan ini akan diberikan selama dua bulan selama masa tanggap darurat Covid-19 di wilayah Jabodetabek.

“Khusus Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, kita siapkan program Bansos khusus untuk 3,7 juta berbasis keluarga," kata Presiden Joko Widodo membuka rapat terbatas mengenai efektivitas penyaluran program jaring pengaman sosial melalui video conference, Selasa (7/4/2020).

Dari target tersebut, Jokowi menyatakan sebanyak 1,1 juta nanti disiapkan Pemprov DKI Jakarta, dan 2,6 juta disipakan pemerintah pusat selama dua bulan atau selama masa tanggap darurat ditetapkan oleh Satgas Covid-19.

Selain itu Presiden juga telah menginstruksikan Kementerian Sosial untuk mendistribusikan 200.000 paket sembako untuk wilayah Jabodetabek. Hal ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meredam dampak sosial ekonomi akibat pandemi virus Corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blt Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top