Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Elon Musk Akan Beri Ventilator Gratis ke Seluruh Dunia

Elon Musk memastikan akan menepati janjinya untuk memberikan ventilator gratis ke rumah sakit yang membutuhkan untuk menangani pasien yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 01 April 2020  |  13:27 WIB
Bos Tesla Elon Musk.  - Bloomberg
Bos Tesla Elon Musk. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bos Tesla Inc., Elon Musk memastikan akan memenuhi janjinya untuk menyediakan ventilator ke rumah sakit yang membutuhkan untuk penanganan pasien virus Corona.

Dalam unggahan di akun Twitternya, miliarder itu memenuhi janji yang pernah disampaikan pada bulan lalu bahwa dirinya akan memberikan mesin ventilator yang sesuai standar Badan Pengawas Obat dan Makanan AS secara gratis.

"Kami memiliki beberapa ventilator yang disetujui FDA. Akan dikirimkan ke rumah sakit di seluruh dunia dalam wilayah pengiriman Tesla. Perangkat dan biaya pengiriman gratis. Satu-satunya persyaratan adalah bahwa mesin dibutuhkan segera untuk pasien, tidak disimpan di gudang. Tolong [beri tahu] saya atau @Tesla," 'tulis Musk seperti dikutip melalui Daily Mail, Rabu (1/4/2020).

Langkah ini dilakukan setidaknya dua pekan setelah Musk menawarkan diri untuk membantu memproduksi lebih banyak ventilator jika AS kehabisan ketersediaan mesin.

CEO SpaceX ini sebelumnya mengatakan kepada pengikut Twitter-nya bahwa 'jika ada kekurangan' dia akan turun tangan untuk membuat ventilator bagi pasien dalam perawatan intensif yang berjuang untuk penyembuhan bagi para pasien Covid-19.

Beberapa pengguna Twitter pernah meminta Musk agar pabriknya dapat dialihfungsikan untuk memproduksi alat kesehatan di tengah krisis pandemi virus corona.

"Kami akan membuat ventilator jika ada kekurangan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Sampai dengan Selasa (31/3/2020), kasus virus corona yang dikonfirmasi di AS telah mendekati angka 182.000 dengan jumlah kematian meningkat menjadi 3.699 jiwa.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona elon musk covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top