Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Virus Corona, Polisi Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor

Langkah ini merupakan kompensasi dari pihak Kepolisian untuk menaati imbauan pemerintah pusat. Namun, yang dihapus adalah dendanya, bukan pajaknya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 01 April 2020  |  12:25 WIB
Warga antre untuk memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Samsat, Polda Metro Jaya, Jakarta - Antara/Sigid Kurniawan
Warga antre untuk memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) di Samsat, Polda Metro Jaya, Jakarta - Antara/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Akibat wabah virus Corona (Covid-19) yang saat ini menerjang Indonesia, Kepolisian pun berusaha beradaptasi dalam melaksanakan gugus tugasnya. Salah satunya, menghapus denda pajak kendaraan bermotor yang telah habis selama masa social distancing.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Istiono, mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh Direktur Lalu Lintas di seluruh Kepolisian Daerah dan Pemerintah Provinsi untuk menghapus denda pajak kendaraan tersebut sebagai kompensasi dari penanganan virus corona oleh Pemerintah Pusat. 

Namun, kata Istiono, untuk pembayaran pajak kendaraan tetap berlaku seperti biasanya, karena hanya denda yang dihapuskan. "Saya sudah koordinasi dengan semua pihak. Jadi yang terlambat bayar pajak sampai 29 Mei tidak akan dikenakan denda," tuturnya, Rabu (1/3/2020).

Selain itu, Istiono juga telah menutup layanan pembuatan SIM Internasional hingga waktu yang tidak ditentukan untuk mencegah penyebaran virus Corona di tanah air. 

Namun, untuk permohonan pembuatan sim lokal, kata Istiono, pihaknya telah menyerahkan hal itu ke masing-masing Kepolisian Daerah. "SIM Internasional kami tutup hingga waktu yang tidak ditentukan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri Virus Corona
Editor : Andya Dhyaksa
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top