Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bareskrim Jamin Tidak Ada Penimbun Alat Pelindung Diri dari Virus Corona

Bareskrim Polri memastikan tidak ada oknum masyarakat yang menimbun alat pelindung diri (ADP) untuk tenaga medis pasien virus corona atau covid-19 sampai saat ini.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  12:18 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) berbincang dengan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020). - Antara
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) berbincang dengan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di sela rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2020). - Antara
Bisnis.com, JAKARTA - Bareskrim Polri memastikan tidak ada oknum masyarakat yang menimbun alat pelindung diri (ADP) untuk tenaga medis pasien virus corona atau covid-19 sampai saat ini.
 
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga menjelaskan adanya kelangkaan ADP untuk tenaga medis pasien corona atau Covid-19 disebabkan kebutuhan dalam negeri yang sangat besar.
 
Dia mengatakan bahwa polisi sudah melakukan pengecekan baik di tingkat distributor maupun produsen langsung.
 
"Sampai saat ini tidak ada penimbunan ADP ya. Produsen dan distributor ADP sudah mengalami kesulitan mencukupi kebutuhan," tuturnya, Senin (23/3/2020).
 
Kendati demikian, kata Daniel, pihaknya juga sudah menginstruksikan produsen ADP agar membuat ADP secara besar-besaran, sehingga kebutuhan tenaga medis untuk pasien virus corona tercukupi.
 
"Beberapa pabrik sudah kami minta memproduksi besar-besaran," katanya.
 
Seperti diketahui, sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia mengeluhkan keterbatasan APD belakangan ini. Sehingga, telah mengganggu pelayanan terhadap pasien.
 
Tidak hanya itu, Kelangkaan juga sudah membuat keselamatan tenaga medis terancam. Setidaknya ada enam dokter yang menangani pasien virus corona atau Covid-19 telah meninggal dunia.
 
 
 
 
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top