Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penyebab Kematian Kepala PPATK, RSUP Persahabatan Tunggu Hasil Lab

Sebelumnya, beredar kembali pesan berantai yang berisi rumor Kiagus Ahmad Badaruddin meninggal karena terinfeksi virus corona.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 21 Maret 2020  |  16:22 WIB
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan di Jakarta Timur. Foto: Google Maps April 2019
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan di Jakarta Timur. Foto: Google Maps April 2019

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan mengaku belum bisa memastikan kebenaran kabar yang menyatakan Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin meninggal akibat virus Corona (Covid-19).

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, dr Rita Rogayah mengatakan dirinya belum bisa mengonfirmasi jenis penyakit yang diderita oleh Badaruddin sebelum meninggal.

"Saya, hasil labnya belum dapat. Jadi setelah pasien meninggal itu, hasil labnya nggak masuk. Jadi saya enggak tahu," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Sabtu (21/3/2020). 

Rita menekankan dirinya pun belum bisa memastikan kapan hasil lab Badaruddin akan dirilis. 

"Saya nggak tahu pokoknya saya tinggal menunggu. Kalau saya nggak dapat, saya nggak bisa jawab," ungkapnya. 

Sebelumnya, beredar kembali pesan berantai yang berisi rumor Kiagus Ahmad Badaruddin meninggal karena terinfeksi virus corona. Dilansir dari Tempo, juru bicara pemerintah untuk penanggulangan Virus Corona Achmad Yurianto menegaskan Badar telah dua kali menjalani tes Corona sebelum meninggal dan hasilnya adalah negatif.

Diketahui, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin wafat pada Sabtu lalu, 14 Maret 2020. Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengatakan Badar meninggal akibat komplikasi diabetes, jantung, dan ginjal.

Dian menceritakan koleganya itu masuk rumah sakit pertama kali pada Jumat, 6 Maret 2020, dengan keluhan demam. Pada Kamis, 12 Maret 2020, Badar dirujuk ke RS Persahabatan karena sesak nafas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppatk Virus Corona
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top