Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ujian Nasional 2020 di Jateng Ditunda dan Sekolah Diliburkan karena Virus Corona

Keputusan tersebut dibuat sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. UN Jateng yang ditunda adalah untuk SMK.
Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  09:10 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah dan DIY Soekowardojo saat mengunjungi salah satu stan di acara Hetero Festival dalam rangka pembukaan Hetero Space Semarang, Jumat (31/1 - 2020) malam. (Dok. Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah dan DIY Soekowardojo saat mengunjungi salah satu stan di acara Hetero Festival dalam rangka pembukaan Hetero Space Semarang, Jumat (31/1 - 2020) malam. (Dok. Istimewa)

Bisnis.com, JAKARTA - Ujian Nasional (UN) di wilayah Jawa Tengah (Jateng) ditunda. Hal itu disampaikan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Keputusan tersebut dibuat sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. UN Jateng yang ditunda adalah untuk SMK. Seperti diketahui, UN SMK akan digelar pada Senin-Kamis (16-19/3/2020).

Sementara, untuk UN SMA, MA, dan lainnya bakal digelar pada akhir Maret 2020 mendatang. Belum diketahui secara pasti apakah pelaksanaan UN SMA juga akan ditunda mengingat masih ada waktu dua pekan dari sekarang.

Pengumuman UN Jateng ditunda itu disampaikan Ganjar di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Minggu (15/3/2020).

Sebelumnya, Ganjar telah memutuskan seluruh sekolah di Jateng libur selama 14 hari, terhitung mulai Senin (16/3/2020) ini. Namun, dalam keputusan itu Ganjar masih mengizinkan sekolah yang menggelar UN masuk.

Namun, seiring bertambahnya kasus positif virus corona di Jateng, Ganjar pun mengubah keputusannya itu. Ia memutuskan untuk siswa yang menjalani UN pada pekan ini juga diliburkan.

“Karena ada perkembangan hari ini, kami revisi keputusan itu dan memberikan pengumuman baru, bahwa dilakukan penundaan ujian nasional secara serentak,” tutur Ganjar.

Penundaan UN itu dilakukan guna menjamin pelayanan peserta dalam memperoleh perlakuan dan layanan yang sama.

"Kebijakan penundaan ujian nasional ini telah kami koordinasikan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka mendukung penuh dan siap memfasilitasi pelaksanannya," tegasnya.

Belajar di Rumah

Ganjar juga memerintahkan seluruh sekolah mulai pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi untuk meliburkan proses belajar mengajar. Seluruh siswa dan mahasiswa dianjurkan belajar di rumah.

"Terkait ini, kami sudah sampaikan surat edaran kepada seluruh sekolah dan juga bupati/wali kota se-Jateng. Kami minta seluruh kegiatan belajar mengajar [KBM] diliburkan mulai besok [Senin] sampai 14 hari ke depan,” terangnya.

Meski demikian, Ganjar meminta meminta kepada para guru untuk tetap memberikan pelajaran kepada siswa melalui tugas belajar di rumah. Penugasan kreatif pada anak tetap harus diberikan agar mereka tetap bisa belajar di rumah masing-masing.

Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Jateng saat ini telah bertambah. Setelah dua pasien dinyatakan positif Covid-19 di Solo, dua pasien lagi dinyatakan positif yakni di Semarang dan Magelang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ujian nasional Virus Corona

Sumber : Solopos.com

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top