Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendagri Jerman Tolak Salaman dengan Angela Merkel, Takut Virus Corona

Menteri dalam negeri Jerman menolak jabat tangan Kanselir Angela Merkel sebelum memulai rapat.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 04 Maret 2020  |  06:52 WIB
Mendagri Jerman Tolak Salaman dengan Angela Merkel, Takut Virus Corona
Kanselir Jerman Angela Merkel - Reuters

Bisnis.com  JAKARTA - Khawatir tertular virus corona  Menteri dalam negeri Jerman menolak jabat tangan Kanselir Angela Merkel sebelum memulai rapat. Hal ini menyusul informasi jika penularan virus corona bisa terjadi lewat kontak fisik.

Penolakan jabat tangan oleh Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer terekam kamera saat rapat tentang krisis imigran di Berlin pada Selasa, 2 Maret 2020, menurut laporan ITV.

Terlihat Angela Merkel yang baru datang berjalan ke ruang rapat lalu berdiri di samping kursi sambil mengulurkan tangan untuk menyalami Horst Seehofer. Namun, Horst yang saat itu duduk memberi isyarat tidak menyambut jabat tangan Merkel sambil tersenyum.

Mereka berdua tertawa, bersama hadirin rapat yang melihat kejadian tersebut, dan Merkel kemudian mengangkat tangannya di udara sebelum mengambil tempat duduk.

"Itu adalah tindakan yang tepat," kata Merkel setelahnya, dikutip dari Deutsche Welle. 

Para ahli kesehatan merekomendasikan menghindari berjabat tangan sebagai cara untuk mencegah penyebaran virus Corona.

The Local Germany melaporkan hingga Senin ada 157 kasus virus Corona terkonfirmasi di Jerman dalam laporan lembaga pengendalian penyakit Lothar Weiler di Robert Koch Institute.

Tingkat siaga telah dinaikkan dari "rendah-ke-sedang" menjadi "moderat", kata Weiler, dengan pihak berwenang mengatakan tidak perlu langkah-langkah drastis seperti penutupan perbatasan untuk membendung penularan.

Pada Selasa malam, Jerman melihat kasus baru pertama dalam lebih dari sebulan sejak kasus pertama muncul di Bavaria pada Januari, dan dalam waktu seminggu berkembang menjadi salah satu negara yang paling terpengaruh virus Corona di Eropa.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Angela Merkel

Sumber : Tempo.co

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top