Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siswa SMPN 1 Turi Terseret Banjir, Mendikbud Perintahkan Investigasi

Mendikbud Nadiem meminta tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah bersama tim dari Inspektorat Jenderal untuk segera melakukan investigasi di lapangan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 22 Februari 2020  |  16:40 WIB
Kondisi siswa-siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Turi usai melakukan susur sungai. - istimewa
Kondisi siswa-siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Turi usai melakukan susur sungai. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan investigasi atas musibah yang menimpa siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Turi dalam insiden susur sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meminta tim Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen) bersama tim dari Inspektorat Jenderal untuk segera melakukan investigasi di lapangan.

"Kami bersama pemerintah setempat dan pihak berwajib terjun langsung ke lapangan untuk menelusuri apa yang menyebabkan hal ini bisa terjadi," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (22/2/2020).

Menurut Mendikbud, insiden yang terjadi pada Jumat (21/2/2020) tersebut menjadi contoh bagi setiap sekolah untuk terus berhati-hati dan waspada dalam melaksanakan aktivitas di luar sekolah.

“Sekolah mesti benar-benar memastikan semua kegiatan di bawah pembinaan sekolah agar dapat mengutamakan keamanan dan keselamatan siswa. Itu yang terpenting. Jadi harus dipertimbangkan secara matang," tegasnya.

Saat ini tim Kemendikbud telah bekerjasama dengan pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait untuk memastikan evakuasi dan penanganan para korban menjadi prioritas.

Dia berharap siswa yang mengalami luka-luka dan trauma karena kejadian itu, segera sembuh dan pulih.

"Saya menyampaikan belasungkawa dari lubuk hati yang paling dalam atas tragedi ini. Semoga orang tua serta keluarga siswa yang menjadi korban jiwa dapat diberi kekuatan menghadapi cobaan ini," ujarnya.

Berdasarkan laporan terakhir yang diterima dari tim Kemendikbud di lapangan, sebanyak 249 siswa kelas VII dan VIII SMPN 1 Turi mengikuti kegiatan susur sungai sebagai bagian dari mancakrida ekstrakurikuler Pramuka.

Sebanyak 216 siswa selamat, kemudian sebanyak 21 dengan kondisi luka ringan, dan 2 siswa mengalami luka berat dan telah dirawat inap di Puskesmas.

Jumlah korban jiwa sebanyak 8 siswa atas nama Nur Azizah (15), Latifah Zulfa (15), Sovie Aulia (15), Arisma Rahmawati (13), Khoirunnissa Nurcahyani Sukmania (14), Evieta Putri Larasati (13), dan Fanesha Dida (13). Satu orang korban jiwa masih belum teridentifikasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sleman pramuka
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top