Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siang Ini DKPP Gelar Sidang Putusan, Kasus di Papua Mendominasi

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP dijadwalkan memutus 13 perkara dugaan pelanggaran kode etik dalam sidang pembacaan putusan di Jakarta, Rabu (12/2/2020) siang.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  09:33 WIB
DKPP - facebook
DKPP - facebook

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP dijadwalkan memutus 13 perkara dugaan pelanggaran kode etik dalam sidang pembacaan putusan di Jakarta, Rabu (12/2/2020) siang.

Informasi terkait sidang tersebut bisa dilihat di akun facebook DKPP, lengkap dengan jadwal dan daftar perkara yang akan diputus. Sebelumnya, pada Selasa pihakt DKPP pun sudah menginformasikan soal sidang tersebut melalui siaran pers.

"Sidang putusan merupakan sidang terakhir atau final dari sebuah perkara yang telah diperiksa,” kata Sekretaris DKPP Bernad D. Sutrisno dalam siaran pers, Selasa (11/2/2020).

Perkara dugaan pelanggaran kode etik yang diputus Rabu didominasi teradu penyelenggara pemilu asal Provinsi Papua. Di antaranya perkara teradu lima komisioner masing-masing di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai, KPU Kabupaten Puncak, KPU Kabupaten Intan Jaya, dan KPU Kota Jayapura.

Dari luar Papua, ada perkara lima komisioner KPU Kabupaten Subang dan seorang komisioner KPU Provinsi Lampung. Tak ketinggalan, perkara dengan teradu komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batubara dan Bawaslu Kabupaten Subang.

Bernad menjelaskan bahwa sidang putusan DKPP dapat disaksikan langsung oleh publik melalui live streaming FacebookDKPP : www.facebook.com/medsosdkpp/. Dengan demikian, masyarakat dapat menyaksikan jalannya persidangan tanpa harus mendatangi lokasi. 

"Ini juga merupakan bentuk transparansi dari DKPP terhadap proses persidangan kode etik penyelenggara pemilu," kata Bernad.

Sidang putusan akan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dkpp
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top