Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Perkiraan Biaya Kuliah 10 Universitas Swasta di Indonesia

Biaya kuliah menjadi petimbangan siswa dan orang tua dalam menyambung pendidikan ke perguruan tinggi di Indonesia.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 11 Februari 2020  |  20:25 WIB
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 Provinsi Jawa Barat, Senin (17/6/2019) - Istimewa
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 Provinsi Jawa Barat, Senin (17/6/2019) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Sebelum perayaan kelulusan sekolah menengah atas (SMA) tiba, siswa-siswi tengah mengincar kampus negeri dan swasta.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, jenjang pendidikan selanjutnya adalah 'memakan' bangku kuliah. Universitas atau perguruan tinggi negeri atau pun swasta bisa menjadi pilihan dalam memperoleh jenjang sarjana.

Biaya kuliah juga harus menjadi perhatian bagi para calon mahasiswa dan orang tua. Jangan sampai biaya perguruan tinggi menjadi masalah di kemudian hari, dan membuat belajar mahasiswa menjadi terkendala.

Berikut rangkuman biaya perguruan tinggi swasta yang dirangkum Bisnis dari berbagai sumber, dan bisa menjadi rujukan sebelum memilih perguruan tinggi.

1. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Dalam laman Universitas Muhammadiyah Surakarta, biaya pendidikan program sarjana yang tertera pada Selasa (11/2/2020) masih untuk program tahun ajaran 2019/2020.

Untuk program sarjana, dana pengembangan yang harus dikeluarkan berkisar antara Rp2,75 juta sampai dengan Rp199,5 juta. Adapun biaya per SKS dari Rp109.000 sampai Rp837.000.

Biaya-biaya tersebut, terdapat juga biaya pendaftaran Rp350.000, biaya tes kesehatan Rp25.000, biaya cuti kuliah Rp250.000 per semester - apabila tidak aktif dan tidak mengajukan cuti kuliah dikenakan biaya dua kali biaya cuti kuliah, yakni Rp500.000 per semester. Kemudian, biaya ujian ulang skripsi/TA, yakni 50% dari biaya normal, dan biaya wisuda.

2. Universitas Telkom Bandung

Untuk menempuh pendidikan di Universitas Telkom Bandung, calon mahasiswa S1 dan D3 bisa memilih dua pilihan biaya, yakni biaya pendidikan jalur seleksi reguler dan biaya pendidikan jalur seleksi undangan seleksi mitra.

Dalam laman Universitas Telkom Bandung, biaya pendidikan yang tertera dibagi menjadi tiga, yakni uang pembangunan, sumbangan, dan semester.

Bagi mahasiswa yang menempuh jalur seleksi reguler besaran uang pembangunannya berkisar Rp7 juta sampai Rp20 juta, uang sumbangan dari Rp4 juta sampai Rp38 juta, dan uang semester Rp5 juta – Rp20 juta.

Sementara mahasiswa yang menempuh jalur seleksi undangan seleksi mitra, uang pembangunannya berkisar Rp7 juta – Rp20 juta. Uang sumbangan Rp15 juta – Rp38 juta, dan uang semester Rp5 juta – Rp20 juta.

3.    Universitas Islam Indonesia

Berdasarkan laman UII, perkiraan biaya program studi SI & D3 untuk tahun akademik 2020/2021 adalah dari Rp28,3 juta sampai Rp159,9 juta untuk total minimum. Sementara total maksiumnya berada pada kisaran Rp36,3 juta sampai dengan Rp191,9 juta.

Masih dalam laman UII, perkiraan biaya minimal adalah hasil penghitungan dari nilai Dana Catur Darma terendah pada program studi terkait ditambah nilai Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) pada program studi tersebut.

Adapun perkiraan biaya maksimal adalah hasil penghitungan dari nilai Dana Catur Darma tertinggi pada program studi terkait ditambah nilai Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) pada program studi tersebut.

4. Universitas Pasundan

Dalam laman Universitas Pasundan, terdapat tiga komponen biaya yang akan dibayar oleh calon mahasiswa sarjana tergantung pada fakultas yang akan diambilnya, yakni dana penyelenggaraan pendidikan per semester yang berada pada kisaran Rp4,6 juta – Rp25 juta.

Kemudian dana pembangunan berkisar Rp6 juta – Rp200 juta, dan dana laboratorium berkisar dari Rp4,9 juta sampai Rp7,95 juta.

5. Universitas Mercu Buana

Untuk menempuh pendidikan di Universitas Mercu Buana pada tahun ajar 2020/2021, perkiraan biaya yang dibayarkan oleh calon mahasiswa akan tergantung pada gelombang pendaftaran dan program studi yang akan diambil.

Paket uang kuliah semester 1 yang dibayar lunas untuk jenjang pendidikan S1 dan D3 berkisar Rp8 juta sampai dengan Rp21 juta.

6. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Berdasarkan laman Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, perkiraan biaya yang harus dikeluarkan sampai lulus untuk program sarjana tahun akademik 2020/2021 dari Rp41,06 juta sampai dengan Rp755,75 juta.

7.   Universitas Kristen Indonesia

Dalam laman Universitas Kristen Indonesia (UKI) tahun akademik 2020/2021, tarif kuliah mahasiswa sarjana dan diploma total 1 tahun pertama berkisar antara Rp9,1 juta sampai dengan Rp310,95 juta.

Biaya fakultas kedokteran merupakan yang tertinggi di antara fakultas-fakultas lainnya yang ada di Universitas Kristen Indonesia.

8. Universitas Islam Bandung

Bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di Universitas Islam Bandung, berdasarkan laman Unisba, jumlah biaya semester 1 yang harus dibayarkan berkisar antara Rp4,75 juta sampai dengan Rp150,6 juta.

9. Universitas Dian Nuswantoro

Universitas Dian Nuswantoro merupakan salah satu universitas swasta di daerah Semarang, Jawa Tengah. Berdasarkan lamannya, total registrasi yang harus dibayarkan oleh calon mahasiswa 2019/2020 sarjana dan diploma berkisar antara Rp7,25 juta sampai dengan Rp15,5 juta.

Besaran total registrasi tersebut, sudah termasuk uang sumbangan pengembangan institusi angsuran pertama sebesar 50%.

10. Universitas Bina Nusantara

Berdasarkan laman Universitas Bina Nusantara, calon mahasiswa yang ingin masuk menjadi mahasiswa Bina Nusantara program sarjana diperkirakan harus merogoh koceknya berkisar antara Rp164,4 juta sampai Rp237,4 juta untuk single, double, dan master track program.

Periode belajar untuk biaya tersebut selama 4 tahun bagi single program, sementara double dan master track program selama 5 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas universitas
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top