Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Arsitek RS Corona Di Wuhan Pernah Ditempa Di Jember

Huang Xiqiu adalah arsitek RS khusus virus corona di Wuhan yang dibangun secara kilat selama 10 hari. Arsitek itu tercatat menghabiskan masa kecilnya dan bersekolah di Jember, Jawa Timur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  23:13 WIB
Salah satu guru Chung Hua School Jember Chen Yong Yen atau Iwan Natawidjaja saat menunjukkan buku kenangan sekolah Tionghoa Jember di tokonya di Jember pada Kamis (6/2/2020) (ANTARA -  Zumrotun Solichah)
Salah satu guru Chung Hua School Jember Chen Yong Yen atau Iwan Natawidjaja saat menunjukkan buku kenangan sekolah Tionghoa Jember di tokonya di Jember pada Kamis (6/2/2020) (ANTARA - Zumrotun Solichah)

Bisnis.com, JAKARTA – Kisah kilatnya pembangunan rumah sakit khusus untuk pasien virus corona tengah viral akhir-akhir ini.

Bagaimana tidak, rumah sakit yang bernama RS Houshenshan di Wuhan, China tersebut hanya dikerjakan selama 10 hari dengan sejumlah fasilitas medis yang lengkap dengan 1.000 tempat tidur. RS darurat khusus untuk pasien virus corona itu pun akhirnya diresmikan pada 3 Februari 2020.

Desainnya rumah sakit itu dibuat oleh Wuhan CITIC Design Institute and Constructed yang merupakan bagian dari perusahaan konstruksi Tiongkok, China Construction Third Engineeing Bureau Co.Ltd.

Namun, di balik proyek bombastis tersebut rupanya ada tangan dingin arsitek yang pernah ditempa di Indonesia, tepatnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dia adalah adalah Huang Xiqiu.

Seperti dikutip dari Antara, Huang Xiqiu merupakan alumnus Chung Hua School di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Huang Xiqiu bahkan lahir di Indonesia, selain  mengenyam pendidikan SD dan SMP di Chung Hua School Jember. Orang tua Xiqiu pun tinggal di Jember hingga meninggal dunia.

Selain mengenyam pendidikan di Jember, Xiqiu pun juga bersekolah di Surabaya. Hal itu diakui oleh salah satu guru Chung Hua School, Iwan Natawidjaja.

"Memang benar Huang Xiqiu pernah sekolah Chung Hua School atau disebut Chung Hua Xie Xiao sebelum saya menjadi guru di sana," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/2/2020).

Iwan mengatakan kedua adik Huang Xiqiu, satu perempuan dan satu laki-laki juga tercatat pernah menjadi siswanya di Chung Hua School Jember. Bahkan orang tua Huang Xiqiu menjadi pengurus di sekolah Tionghoa tersebut.

"Adik-adiknya juga sangat pandai, dan mereka setelah lulus di Chung Hua School mengikuti jejak kakaknya sekolah di China juga. Huang Xiqiu dulu juga pernah menjadi ketua organisasi sekolah, mungkin kalau sekarang namanya OSIS," ujarnya.

Chung Hua School tercatat merupakan sekolah Tionghoa yang terbesar yang didirikan di Jember. Adapun sekolah tersebut merupakan lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Tionghoa Hwee Koan.

Sekolah itu menggunakan kurikulum tersendiri yang berbeda dengan sekolah yang didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda karena mengacu pada kurikulum sekolah China.

Chung Hua School menyediakan pendidikan taman kanak-kanak (yu er yen), pendidikan sekolah rendah (siao xie) hingga sekolah menengah pertama (chung xie), namun sekolah tersebut ditutup pada 1966 akibat situasi politik Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit virus corona jember
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top