Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Belum Ada Niat Evakuasi WNI di China Lagi

WNI yang belum dipulangkan masih dikunci atau lockdown oleh pihak Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  15:35 WIB
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) beraktivitas di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, saat masa observasi pascaevakuasi dari Wuhan China di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). -  ANTARA / M Risyal Hidayat
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) beraktivitas di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, saat masa observasi pascaevakuasi dari Wuhan China di Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com JAKARTA -- Pemerintah belum merencanakan untuk melakukan evakuasi susulan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di China, terkait dengan wabah virus corona atau 2019 novel coronavirus (2019-nCov).

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama Menteri Kesehatan Terawan melakukan rapat koordinasi terbatas (rakortas) terkait dengan wacana pembentukan rumah sakit khusus guna menghadapi penyakit menular. 

Dalam rapat ini, Mahfud mengaku tidak membahas soal adanya opsi evakuasi kedua kepada WNI di China. Dia menegaskan Indonesia menjadi satu-satunya negara besar di Asia yang belum mencatatkan kasus virus corona. 

“Virus di Indonesia tidak ada. Kita memulangkan WNI karena standar internasional, sebab WHO kalau ada orang yang pulang dari daerah seperti Wuhan karena ada kasus wabah maka [perlu] diobservasi selama 14 hari,” katanya di kantornya, Jumat (7/2/2020). 

“[Pembatalan pemulangan tiga orang WNI dari Wuhan] membuktikan bahwa yang pulang [ke Indonesia] tidak ada masalah. Tiga orang itu suhunya tinggi, melebihi batas maksimal yang ditentukan, jadi tdk boleh pulang dulu. Jadi yang pulang itu semuanya sehat, jangan panik,” katanya. 

Terawan mengatakan WNI yang belum dipulangkan masih dikunci atau lockdown oleh pihak Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Mereka mendapatkan perlindungan dari negara tempat mereka tinggal. Pihaknya terus berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

“Kita cek, apakah masih mau pulang atau tidak. Siapa tahu [WNI di China] membuat surat tidak mau pulang.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md virus corona
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top