Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wapres Ma'ruf Amin Kenang Kebersamaan dengan Gus Sholah

Semasa hidupnya, Gus Sholah dan Wapres sering bertukar pikiran tentang keumatan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 03 Februari 2020  |  08:45 WIB
Sejumlah kerabat dan rekan berdoa di depan jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (3/2/2020) dini hari. Ulama yang juga adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu meninggal dunia usai kritis setelah operasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. - Antara
Sejumlah kerabat dan rekan berdoa di depan jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah di Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (3/2/2020) dini hari. Ulama yang juga adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu meninggal dunia usai kritis setelah operasi jantung di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma`ruf Amin mengenang kebersamaannya dengan almarhum KH Solahuddin Wahid atau Gus Sholah.

Semasa hidupnya, Gus Sholah dan Wapres sering bertukar pikiran tentang keumatan. 

Ma’ruf Amin mengunjungi persemayaman Gus Sholah di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (3/2/2020) pagi ini.

Ma`ruf juga sempat mengimami salat jenazah di kediaman almarhum seusai subuh. 

 Berdasarkan informasi yang diterima dari Komisi Informasi Pusat Wakil Presiden, Ma`ruf Amin sempat mengimami salat jenazah untuk almarhum sekitar pukul 5.20 WIB - 5.58 WIB. 

 Ma`ruf menyebut sosok adik dari Presiden keempat Abdurrahman Wahid itu meninggalkan banyak kenangan bersama. Keduanya sering berdiskusi dan memberi pandangan tentang isu kenagaraan. 

 “Sering saya diundang memberikan pandangan tentang misalnya kerukunan, bagaimana membangun ekonomi keumatan,” katanya di Jakarta, Senin (3/2/2020).

 Menurut Wapres Ma’ruf Amin, Gus Sholah cukup intens membangun ekonomi umat dan pemberdayaan masyararakat termasuk di kalangan santri. 

 Gus Sholah dikenal sebagai pengasuh di pondok pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Dia meneruskan pesantren yang telah didirikan oleh kakeknya, yang merupakan pendiri NU, KH Hasyim Asy`arie.

 Ma`ruf menyebut almarhum memberikan banyak perubahan selama memimpin pesantren Tebuireng. Wapres juga diketahui merupakan alumni pesantren tersebut.

Gus Sholah, kata dia, menjadikan pesantren kian maju dan berkembang termasuk dari segi pembangunan dan jumlah santri. Di samping itu, almarhum juga dikenal dengan sosok yang berkontribusi dalam pembangunan pesantren sains di Tanah Air. 

 “Beliau saya kenal baik, saya sangat dekat dengan beliau, cucu KH Hasyim Asy`arie, orang yang mengabdikan diri dalam masalah kenegaraan,” ujarnya. 

 Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, KH Sholahudin Wahid wafat, Minggu (2/2/2020) malam. Almarhum dirawat di di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

 Kabar duka tersebut disampaikan puteranya yakni Ipang Wahid melalui media sosial Twitter.

 "Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20:55. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu,” kicaunya.

 Mengutip NU Online, almarhum rencananya akan dimakamkan di kawasan pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Namun sebelum diberangkatkan ke Tebuireng akan disemayamkan dulu di rumah duka di kawasan Tendean, Jakarta.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wakil presiden Ma'ruf Amin
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top