Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korsel Berjuang "Habis-habisan" Bendung Penyebaran Virus Corona

Pemerintah juga berjanji untuk menstabilkan pasar keuangan jika volatilitas memburuk. Hingga saat ini, terdapat empat kasus virus corona yang dikonfirmasi di Korea Selatan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  08:06 WIB
China melakukan langkah-langkah mengendalikan penyebaran virus corona. - Reuters
China melakukan langkah-langkah mengendalikan penyebaran virus corona. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Korea Selatan pada hari Selasa (28/1/2020) mengatakan akan berupaya "habis-habisan" untuk menahan penyebaran virus corona di dalam negeri.

Pemerintah juga berjanji untuk menstabilkan pasar keuangan jika volatilitas memburuk. Hingga saat ini, terdapat empat kasus virus corona yang dikonfirmasi di Korea Selatan.

"Pemerintah akan sepenuhnya melindungi warga dan meminimalkan dampaknya terhadap ekonomi," kata Menteri Keuangan Hong Nam-ki dalam pertemuan kebijakan di Seoul, seperti dikutip Reuters.

Hong mengatakan pemerintah akan mendanai upaya penanggulangan virus menggunakan dana darurat dari anggaran yang ada, termasuk 20,8 miliar won (Rp242 miliar) yang disisihkan untuk tindakan anti-epidemi.

Korea Selatan pada 2015 menyusun anggaran tambahan untuk membantu ekonomi mengatasi dampak pecahnya Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS).

Virus yang berasal dari pusat kota Wuhan di China pada akhir tahun lalu telah menyebar ke Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Prancis, dan Jerman ini telah menewaskan sedikitnya 81 orang, dengan 2.800 kasus infeksi telah dikonfirmasi.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengeluarkan imbauan terhadap warga AS yang ingin melakukan perjalanan ke China menyusul wabah virus ini.

AS juga kemungkinan memperluas pemindaian virus di perbatasan dan secara ketat memantau 110 orang yang tengah diobservasi karena diduga terpapar dengan virus corona. Hingga Senin pagi, belum ada kasus baru di AS setelah lima pasien pertama diidentifikasi.

Di Hong Kong, pihak berwenang mengumumkan akan menutup sementara semua fasilitas olahraga dan budaya mulai hari Rabu, termasuk museum, kolam renang, perpustakaan umum, dan lapangan sepak bola.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top