Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ombudsman: Larang Dulu Pekerja dan Turis China Masuk Indonesia

Selain itu, para pekerja dari China yang sudah terlanjur berada di Indonesia pun segera didata dan dilakukan pemeriksaan khusus. Tujuannya untuk memastikan mereka terbebas dari virus mematikan itu.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  17:35 WIB
Perangkat pencitraan termografi untuk memeriksa suhu penumpang yang tiba di stasiun karantina sebagai tindakan pencegahan mengingat wabah coronavirus di China, di Bandara Internasional Oscar Arnulfo Romero di San Luis Talpa, El Salvador 26 Januari 2020. - Reuters
Perangkat pencitraan termografi untuk memeriksa suhu penumpang yang tiba di stasiun karantina sebagai tindakan pencegahan mengingat wabah coronavirus di China, di Bandara Internasional Oscar Arnulfo Romero di San Luis Talpa, El Salvador 26 Januari 2020. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Komisioner Ombudsman,  La Ode Ida meminta pemerintah untuk mengeluarkan larangan sementara bagi pekerja dan wisatawan China berkunjung ke Indonesia guna menghindari penularan virus corona yang hingga kini belum ada obatnya.

“Sehubungan dengan munculnya virus corona, maka pemerintah Indonesia seharusnya segera mengeluarkan larangan masuk pekerja asal China,” kata La Ode Ida dalam siaran pers di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Selain itu, para pekerja dari China yang sudah terlanjur berada di Indonesia pun segera didata dan dilakukan pemeriksaan khusus. Tujuannya untuk memastikan mereka terbebas dari virus mematikan itu.

Pada awal 2020 diberitakan bahwa virus Corona telah berjangkit di Provinsi Wuhan, China, dan telah mengakibatkan 80 orang meninggal dunia karena serangan virus itu.

Oleh karena itu, mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu mengharapkan agar bangsa Indonesia terhindar dari virus Corona yang sudah berjangkit dan memakan korban yang banyak di daratan China serta sudah menyebar di sejumlah negara termasuk di Singapura dan Thailand.

Menurut La Ode Ida, perlindungan terhadap nyawa warga negara Indonesia jauh lebih utama ketimbang membebaskan masuknya pekerja asal China atas nama investasi.

“Karena virus yang mematikan itu sudah terbukti bersumber dari China, dan pemerintah Indonesia memiliki kewajiban asasi untuk melindungi warganya dari bahaya kontaminasi dari virus yang kemungkinan dibawa oleh para pekerja atau para wisatawan China,” katanya.

La Ode Ida menambahkan, para pekerja asal China hampir tiap hari masuk ke Indonesia, khususnya ke Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Komisi IX DPR menyatakan akan segera melakukan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto untuk membahas perkembangan dari virus corona yang mulai meresahkan masyarakat. Rapat kerja tersebut akan dilakukan pekan depan.

Anggota Komisi IX DPR Anas Thahir mengatakan sedang mengatur jadwal pertemuan tersebut dengan Menkes. “Sedang kita mintakan jadwal dengan Menkes,” katanya.

Politisi PPP itu juga menyebut, perlu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan virus corona hingga saat ini dan  dia berharap dengan demikian dapat meredakan situasi kepanikan tersebut.

“Tentu, sangat perlu informasi tersebut. Namun, jangan justru menciptakan kepanikan,” kata Anas.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top