6 Tahun Menghilang, Bibi Kim Jong-un Muncul Kembali

Kim Kyong-hui. saudara perempuan ayah Kim Jong un, Kim Jong-il tiba-tiba muncul di hadapan publik setelah lama menghilang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Januari 2020  |  14:51 WIB
6 Tahun Menghilang, Bibi Kim Jong-un Muncul Kembali
Kim Kyong-hui, bibi penguasa Korut Kim Jong-un muncul kembali setelah lama menghilang dari publik - canberratimes.com.au

Bisnis.com, SEOUL - Kim Kyong-hui. saudara perempuan ayah Kim Jong un, Kim Jong-il tiba-tiba muncul di hadapan publik setelah lama menghilang. 

Kyong-hui, yang tak lain adalah bibi pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, muncul kembali di tengah publik untuk pertama kalinya setelah “menghilang” enam tahun belakangan, menurut laporan media nasional pada Minggu (26/1/2020).

Kyong-hui sempat mempunyai posisi berpengaruh selama tahun-tahun awal kepemimpinan Kim.

Kyong-hui bersama suaminya pernah menjadi pasangan berpengaruh yang punya semacam kekuatan politik Korea Utara di belakang keponakan muda mereka, yang menggantikan ayahnya pada Desember 2011.

Ia kemudian menarik diri dari publik pada 2013 setelah Kim memerintahkan eksekusi mati terhadap suaminya, Jang Song-thaek, yang ketika itu dianggap sebagai orang terkuat nomor dua di Korea Utara.

Media nasional menunjukkan foto Kyong-hui yang sedang duduk di dekat Kim dalam perayaan Tahun Baru Imlek di Pyongyang.

“Banyak pengamat Korea Utara berasumsi bahwa Kim Kyong-hui berada di pengasingan atau bahkan dibunuh menyusul eksekusi sang suami, sehingga kemunculannya bersama sang pemimpin tentu saja mengejutkan,” ujar Oliver Hotham, editor NK News, organisasi media berbasis di Seoul, Korea Selatan, yang memantau Korea Utara.

Kemunculan kembali Kyong-hui di posisi yang sebegitu tinggi memberi kesan bahwa dia tetap mempunyai kuasa, atau setidaknya kembali meraih posisi berpengaruh di balik layar, menurut Hotham. Ia merujuk pada media nasional yang menaruh Kyong-hui pada daftar di belakang orang nomor dua negara itu, Choe Ryong-hae.

“Bahwa dia duduk di samping sang pemimpin dan berada di daftar setelah Choe Ryong-hae, menunjukkan dia diberi posisi baru yang signifikan, mungkin sebagai penasihat Kim Jong-un di bidang ekonomi atau politik,” kata Hotham.

“Hal itu juga mengingatkan kita akan bagaimana aneh dan brutalnya Korea Utara, bahwa Kyong-hui duduk di samping orang yang memerintahkan suaminya dieksekusi,” tambah Hotham.

Saat ini Kim Jong-un tengah menghadapi sentimen politik nasional dan internasional. Pembicaraan denuklirisasi dengan Amerika Serikat jalan di tempat sementara sanksi internasional dikenakan terhadap ekonomi Korea Utara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kim jong un

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top