Sedikitnya 600.000 Personel Polri dan 360.000 Prajurit TNI Terdaftar di PT Asabri

Personel kepolisian ternyata lebih banyak terdaftar di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  17:47 WIB
Sedikitnya 600.000 Personel Polri dan 360.000 Prajurit TNI Terdaftar di PT Asabri
Aktivitas layanan nasabah di kantor PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) di Jakarta Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Personel kepolisian ternyata lebih banyak terdaftar di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero).

Dana yang dihimpun diperuntukkan ke beberapa jaminan termasuk pensiun dan jaminan hari tua.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengatakan jumlah personel kepolisian lebih banyak dibandingkan prajurit TNI yang dihimpun dananya di PT Asabri.

Dia menyebut setidaknya terdapat 600.000 personel kepolisian tercatat di Asabri. Sedangkan tentara hanya berjumlah 360.000 prajutit. Dana tersebut dihimpun untuk kebutuhan pensiun, jaminan hati hingga jaminan dana kematian.

"Ini polri yang tangani punya anggota 600.000 dalam jaminan Asabri itu. Tentara 360.000," katanya di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dia meminta seluruh prajurit tidak khawatir terhadap jaminan pensiun tersebut. Seluruh proses dugaan adanya korupsi juga telah diatur sesuai peraturan yang ada. Dia menjamin seluruh dana pensiun, kematian maupun jaminan hati tua tetap dijamin.

"Ditangani jangan khawatir, akan berjalan sesuai aturan. Tidak ada seorangpun yang boleh melakukan korupsi dan tidak boleh menuduh," ujarnya.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta para prajurit tetap cool pasca dugaan korupsi yang mendera PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero).

"Dana prajurit setelah kami pelajari aman. Makanya pak Prabowo sampaikan prajurit harus tetap cool. Tetap santai. Karena dana prajurit aman," kata Staf Khusus Menteri Pertahanan RI Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antara Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak di Kemhan RI, Jakarta, Kamis (16/1/2020).

Dia mengatakan beberapa waktu lalu manajemen PT Asabri telah menemui Menhan untuk menjelaskan terkait dugaan korupsi dana parajurit yang beredar. Dari pertemuan tersebut, dana para prajurit masih tetap aman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mahfud md, asabri

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top