Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Fokus Pilkada, KPU tak Gubris Kasus Wahyu Setiawan

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan pihaknya tidak terpengaruh dengan proses hukum terkait dengan penangkapan komisioner Wahyu Setiawan dan meminta agar seluruh anggota KPU tetap fokus pada persiapan pilkada 2020.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  19:47 WIB
Komisioner KPU Viryan Aziz. JIBI/Bisnis - Jaffry Prabu Prakoso
Komisioner KPU Viryan Aziz. JIBI/Bisnis - Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan pihaknya tidak terpengaruh dengan proses hukum terkait dengan penangkapan komisioner Wahyu Setiawan dan meminta agar seluruh anggota KPU tetap fokus pada persiapan pilkada 2020.

"Kami tetap juga mengikuti proses yang sedang berjalan terhadap teman kami di KPK. Kami meminta teman-teman KPU di 270 yang melaksanakan Pilkada serentak 2020 ini terus fokus, konsentrasi bekerja dengan tugasnya," katanya, Kamis (9/1/2020).

Dia memastikan KPU akan tetap terus mempersiapkan pilkada serentak 2020. "Kami terus bekerja untuk persiapan Pilkada serentak 2020,” katanya.

Seperti diberitakan, KPK menangkap tangan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Bersama Wahyu, ikut diamankan sejumlah orang. Dari informasi yang dihimpun, beberapa orang yang diamankan tersebut mengaku-ngaku sebagai Staf Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.

Sementara itu, KPK dilaporkan gagal mengeledah kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat terkait kasus tersebut karena tidak membawa surat resmi.

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, bahwa pihak KPK tidak membawa surat dan bukti-bukti yang kuat dalam pengeledahan.

Namun begitu, Djarot mengaku pihak yang berada di Kantor DPP PDIP bukan berarti menolak penggeledahan itu. Pihaknya mengaku menghormati proses hukum yang dilakukan KPK.

"Partai tidak akan mengintervensi. Jadi silakan saja, asalkan betul-betul resmi," ujar Djarot.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OTT KPK kpu
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top