Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Musim Penghujan : Wapres Ma'ruf Amin Minta Aparat Waspada Bencana

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bersiap menghadapi kemungkinan bencana di musim hujan.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 16 Desember 2019  |  18:29 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Munas Palang Merah Indonesia didampingi Jusuf Kalla, Senin (16/12/2019). JIBI/Bisnis - Anggara Pernando
Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka Munas Palang Merah Indonesia didampingi Jusuf Kalla, Senin (16/12/2019). JIBI/Bisnis - Anggara Pernando

Kabar24.com, JAKARTA — Jajaran aparat pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah diminta bersiap mengantisipasi potensi bencana yang terjadi dimusim penghujan.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menuturkan saat pemerintah pusat dan daerah terus bersiap menghadapi kemungkinan bencana di musim hujan.

Pemerintah telah memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan koordinasi hingga ke wilayah.

"Pemerintah pusat, [juga pemerintah] daerah sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi musim hujan, berbagai daerah provinsi semua sudah menyiapkan diri," kata Ma'ruf di Jakarta, Senin (16/12/2019).

BNPB mencatat, hingga 18 November 2019 tercatat 568 jiwa meninggal dunia akibat bencana. Dari jumlah ini 107 jiwa di antaranya dilaporkan hilang.

Sedangkan bencana dominan, bencana hidrometeorologi masih menjadi momok dengan banjir sebanyak 357 kali, diikuti tanah longsor 118 dan gempa 70 kali.

Jumlah ini terus bertambah karena hampir setiap hari dilaporkan terjadi beragam bencana di Indonesia.

Bencana hidrometeorologi adalah bencana alam yang terjadi sebagai dampak dari fenomena meteorologi seperti angin kencang hujan lebat, dan gelombang tinggi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mitigasi bencana musim hujan wapres ma'ruf amin
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top