Airlangga Tak Terbendung, Peluang Aklamasi Terbuka Lebar

Seperti diduga sebelumnya, peluang Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin partai tersebut secara aklamasi kian terbuka. Sinyal itu muncul setelah menguatnya dukungan dari para pemilik suara.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 Desember 2019  |  17:25 WIB
Airlangga Tak Terbendung, Peluang Aklamasi Terbuka Lebar
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kanan) dan Ketua Panitia Melchias Marcus Mekeng (kiri) membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Jakarta, Selasa (3/12/2019). Agenda munas ini digelar untuk menentukan Ketua Umum Golkar periode 2019-2024. - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Seperti diduga sebelumnya, peluang Airlangga Hartarto untuk kembali memimpin partai tersebut secara aklamasi kian terbuka. Sinyal itu muncul setelah menguatnya dukungan dari para pemilik suara.

Hal itu diungkapkan Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily di sela-sela acara Munas Partai Golkar hari ini, Rabu (4/12).

Ace mengatakan aklamasi dalam mekanisme pemilihan ketua umum Golkar tak terhindarkan apabila hasil pandangan umum para pemilik suara Golkar menghendaki petahana Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjadi satu-satunya kandidat yang didukung.

"Kalau memang misalnya tidak ada dukungan kepada Pak Ridwan Hisjam dan hanya kepada Pak Airlangga dukungan itu diberikan, saya kira Pak Airlangga yang harus ditetapkan sebagai ketua umum," kata Ace di Hotel Ritz Carlton, tempat acara munas berlangsung hingga besok. 

Kendati begitu Ace tak mau mendahului pandangan umum para pemilik suara Golkar. Hanya saja, ujarnya, bila proses forum pandangan umum berjalan lancar kemungkinan ketua umum Golkar terpilih bisa diputuskan malam ini.

"Kemungkinan hari ini, walaupun penetapannya bisa dilakukan pada besok," ujar Ace.

Forum pandangan umum pemilik suara munas Golkar dibacakan oleh Ketua DPD tingkat I atau provinsi. Biasanya, kata Ace, apa yang disampaikan Ketua DPD I tingkat Provinsi sudah bisa menggambarkan dukungan suara dari DPD II atau Kabupaten/Kota.

"Aklamasi itu ketika seluruh pemilik suara menyatakan dukunganya kepada satu-satunya Pak Airlangga sebagai caketum. Bisa mayoritas, bisa semua," kata Ace.

Hingga sore ini Munas X Golkar masih mendengarkan pandangan umum DPD Golkar. Pandangan umum dibacakan Ketua DPD tingkat I. Pada kesempatan tersebut DPD tingkat I menyampaikan pendapatnya atas laporan pertanggungjawaban pengurus Golkar sekaligus deklarasi dukungan terhadap calon ketua umum baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
partai golkar, munas golkar

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top