Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Dua Indikator bahwa Pilkada 2020 Berkualitas

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengharapkan kontestasi tahun depan menghasilkan pemilihan berkualitas. Menurut dia, terdapat dua indikator berkualitasnya pesta demokrasi di tingkat lokal tersebut.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 23 November 2019  |  18:22 WIB
Pekerja menata kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat (1/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi
Pekerja menata kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat (1/2/2019). - ANTARA/Adeng Bustomi

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu memandang perlu peningkatan partisipasi pemilih dan gerakan antipolitik uang dalam Pilkada 2020.

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengharapkan kontestasi tahun depan menghasilkan pemilihan berkualitas. Menurut dia, terdapat dua indikator berkualitasnya pesta demokrasi di tingkat lokal tersebut.

Pertama, peningkatan partisipasi pemilih. Dewi mengatakan bahwa tingginya tingkat penggunaan hak pilih menjadi tolak ukur peningkatan kepercayaan pubik terhadap pemilihan.

“Hal ini akan mempengaruhi stabilitas pemerintahan,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/11/2019).

Indikator kedua, tambah Dewi, adalah kesadaran antipolitik uang. Menurut dia, para pihak harus memiliki kesamaan pandangan untuk menolak politik uang agar melahirkan pemilihan yang jujur.

“Jika pemilihan terpercaya akan mampu melahirkan pemimpin yang amanah sehingga terwujud pemerintahan yang baik, yang dipercaya oleh rakyat. Hal ini akan berkontribusi dalam melahirkan pemerintahan yang bersih tanpa korupsi,” ujar Dewi.

Bawaslu pun berharap kesuksesan Pemilu 2019 dapat terulang. Berbeda dengan pemilihan kepala daerah, Pemilu 2019 lebih rumit karena pengawas mesti mengawasi lima surat suara di tiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Bawaslu pun patut bersyukur, hasil proses Pemilu 2019 yang cukup baik,” ucapnya.

Pilkada 2020 akan diselenggarakan secara serentak di 270 daerah pada September tahun depan. Rinciannya, sembilan pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan wali kota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada Serentak
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top