Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Agus Rahardjo Jelaskan Bagaimana Abdul Somad Hadir di KPK

Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Agus Rahardjo mengatakan pimpinan telah melarang pegawai mengundang Abdul Somad. Namun dilanggar.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 22 November 2019  |  13:12 WIB
Ustadz Abdul Somad bergegas keluar seusai memberikan kajian tausiyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/11/2019). Ustadz Abdul Somad mengisi tausiyah bertemakan integritas yang menceritakan soal hubungan antara Allah SWT dengan manusia. - Antara/Reno Esnir
Ustadz Abdul Somad bergegas keluar seusai memberikan kajian tausiyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/11/2019). Ustadz Abdul Somad mengisi tausiyah bertemakan integritas yang menceritakan soal hubungan antara Allah SWT dengan manusia. - Antara/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Agus Rahardjo mengatakan pimpinan telah melarang pegawai mengundang Abdul Somad. Namun dilanggar.

Menurut Agus Rahardjo, larangan itu disampaikan kepada seorang pengurus Badan Amal Islam KPK (BAIK) ketika dia memberitahukan rencana kedatangan Abdul Somad.

Pemberitahuan disampaikannya kepada dua orang pimpinan KPK yang beragama Islam, salah satunya Agus.

"Kami berdua melarang UAS (Ustad Abdul Somad) diundang," kata Agus dalam keterangan tertulis, Jumat (22/11/2019).

Yang terjadi, Abdul Somad tetap menjadi pengisi kajian zuhur di KPK pada Selasa, 19 November 2019. Maka pimpinan KPK pun berencana memeriksa pegawai yang mengundang Abdul Somad.

"Pemeriksaan soal kemungkinan insubordinasi anggota staf KPK kepada pimpinannya," ucap Agus.

Dia menjelaskan bahwa dia menghormati Abdul Somad, alumni Al Azhar Mesir dan Al Hadith Al Hasaniyyah Maroko, yang memiliki pemahaman yang bagus tentang Islam.

Meski begitu, Agus Rahardjo melanjutkan, rekam jejak Abdul Somad menunjukkan pernah memantik kontroversi di masyarakat. KPK tak boleh terkesan menjadi lembaga yang memelihara kontroversi.

Agus berpendapat insan KPK justru wajib membantu menghapus dan melupakan kontroversi tersebut. Pertimbangan itulah yang membuat pimpinan KPK melarang pegawai mengundang Abdul Somad sebagai pembicara.

Benar juga. Setelah kedatangan Abdul Somad, menurut dia, pimpinan KPK dibanjiri pertanyaan dari pelbagai pihak.

Foto-foto yang beredar bahkan menunjukkan banyak peserta atau jemaah kajian yang berpose dengan simbol dua jari, laiknya pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019.

"Pimpinan KPK sangat menyesalkan hal ini," tutur Agus Rahardjo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Ustaz Abdul Somad

Sumber : Tempo.co

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top