Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahok dan Antasari Masuk Dewas KPK? Istana Pastikan Tak Akan Jadikan Mantan Terpidana Pengawas KPK

Juru bicara Istana Kepresidenan, Fadjroel Rachman, memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan memilih orang yang pernah menjalani pidana masuk dalam Dewan Pengawas KPK.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 November 2019  |  18:59 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok - Instagram @sanggarguna
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok - Instagram @sanggarguna

Bisnis.com, JAKARTA - Personel di Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi hingga saat ini masih belum diumumkan.  Sempat beredar usulan agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Antasari Azhar menjadi anggota Dewas KPK. Usulan itu pun menggelinding menjadi isu. Namun, kepada Bisnis, Ahok  dengan tegas membantah isu tersebut.

Sementara itu juru bicara Istana Kepresidenan, Fadjroel Rachman, memastikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan memilih orang yang pernah menjalani pidana masuk dalam Dewan Pengawas KPK.

"Dalam kriteria UU Nomor 19 Tahun 2019 dikatakan terkait dengan hukum dikatakan bahwa untuk dapat diangkat sebagai anggota Dewan Pengawas dalam Pasal 37 itu tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap," kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

Fadjroel mengatakan Jokowi sudah berjanji akan memilih Dewan Pengawas KPK yang sesuai dengan kriteria pada UU KPK. Selain merujuk pada undang-undang, kata Fadjroel, Jokowi mempertimbangkan kriteria sesuai politik hukum pemerintah.

"Politik hukum pemerintah adalah penegakkan hukum setegak-tegaknya, yaitu menghormati UU Nomor 19 Tahun 2019 yang telah direvisi," ujar Fadjroel.

Menurut Fadjroel politik hukum pemerintah adalah antikorupsi. Dengan begitu, kriteria anggota Dewan Pengawas adalah tidak pernah menjalani tindak pidana kejahatan dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun, misalnya, pidana korupsi.

Seperti diketahui, pengguna media sosial mengusulkan sejumlah nama untuk masuk menjadi Dewan Pengawas KPK, misalnya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan mantan Ketua KPK Antasari Azhar. Kedua nama itu diketahui pernah dipidana penjara.

Saat ini, nama-nama anggota Dewan Pengawas KPK masih dalam pembahasan di Sekretariat Negara. Jokowi membentuk tim seleksi yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Setneg akan mendapatkan nama-nama calon Dewan Pengawas berdasarkan pengajuan dan masukan masyarakat. Nantinya, pengangkatan pimpinan KPK periode 2019-2023 dilakukan bersamaan dengan pengangkatan Dewan Pengawas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK istana

Sumber : TEMPO.CO

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top