Akhirnya, Arab Saudi Sediakan Visa Online bagi Turis AS dan Uni Eropa

Sebelumnya, Arab Saudi hanya membuka visa bagi wisatawan yang berasal dari 49 negara, termasuk Australia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan China.
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  16:19 WIB
Akhirnya, Arab Saudi Sediakan Visa Online bagi Turis AS dan Uni Eropa
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Arab Saudi kini menyediakan visa turis secara daring dan pada saat kedatangan bagi wisatawan yang datang dari Amerika Serikat (AS), Inggris, dan kawasan Schengen Uni Eropa.

Sebelumnya, Arab Saudi hanya membuka visa bagi wisatawan yang berasal dari 49 negara, termasuk Australia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan China.

Dengan ini, wisatawan berasal dari AS, Inggris, atau negara Uni Eropa bisa mendapat visa turis atau komersial dengan proses yang sama dengan wisatawan dari negara lainnya. Sebelum adanya regulasi ini, mereka harus mengajukan di kantor perwakilan Arab Saudi di luar negeri dengan berkas tambahan.

Hingga kini, orang asing yang datang ke Arab Saudi masih terbatas pada pekerja tetap, pelancong bisnis, dan jemaah muslim yang diberikan visa khusus untuk mengunjungi Kota Suci Mekah dan Madina.

Visa turis ini akan berlaku selama satu tahun dengan biaya sebesar 120 dolar AS, termasuk asuransi kesehatan, dan memperbolehkan berbagai kunjungan serta tinggal hingga tiga bulan.

Usai dikeluarkannya visa turis ini, pemerintah menerapkan kode kesopanan publik. Salah satunya yaitu melarang penggunaan pakaian yang tidak sopan dan bermesraan di depan umum. Mereka juga tetap melarang adanya konsumsi alkohol. Namun, mereka memperbolehkan pasangan yang bukan suami-istri untuk menyewa kamar hotel bersama tanpa perlu menunjukkan bukti.

Langkah peluncuran visa turis ini dilakukan dengan maksud meningkatkan pariwisata dan mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi yang selama ini sangat bergantung pada minyak.

Arab Saudi memiliki berbagai pariwisata yang patut jadi perhatian wisatawan asing. Beberapa di antaranya adalah wilayah padang pasir yang luas, pegunungan, dan situs bersejarah yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Arab Saudi juga gencar membangun berbagai proyek pariwisata di beberapa pulau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arab saudi

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top