Topan Hagibis Tewaskan 33 Orang, 14 Sungai Meluap

Helikopter, kapal, dan ribuan tentara dikerahkan ke seluruh wilayah Jepang untuk menyelamatkan korban bencana topan Hagibis yang jumlah korban tewasnya terus bertambah hingga 33 orang.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  06:20 WIB
Topan Hagibis Tewaskan 33 Orang, 14 Sungai Meluap
Petugas penyelamat membawa sampan karet melewati mobil yang terbalik ketika mencari korban di daerah banjir setelah Topan Hagibis, yang menyebabkan banjir parah di Sungai Chikuma di Prefektur Nagano, Jepang, 14 Oktober 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Helikopter, kapal, dan ribuan tentara dikerahkan ke seluruh wilayah Jepang untuk menyelamatkan korban bencana topan Hagibis yang jumlah korban tewasnya terus bertambah hingga 33 orang.

Seorang wanita dilaporkan jatuh dan tewas saat diselamatkan ke helikopter tim penyelamat 

Topan Hagibis melanda selatan Tokyo pada Sabtu (12/10/2019)  malam dan menghantam Jepang bagian tengah dan utara dengan hujan deras dan angin kencang. Topan itu kemudian berubah menjadi badai tropis kemarin.

Lembaga penyiaran publik NHK mengatakan 14 sungai di seluruh negara itu meluap dan beberapa di antaranya mengalir keluar hingga ke permukiman.

Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo mengatakan seorang wanita berusia 70-an secara tidak sengaja jatuh 40 meter (131 kaki) ke darat ketika diangkut ke helikopter penyelamat di Kota Iwaki di Prefektur Fukushima, sebuah wilayah utara yang hancur oleh topan tersebut.

Sebuah truk terendam sebagian di daerah banjir setelah Topan Hagibis, yang menyebabkan banjir parah di Sungai Chikuma di Prefektur Nagano, Jepang, 14 Oktober 2019./Reuters

 Pejabat departemen itu mengadakan konferensi pers untuk meminta maaf sambil membungkuk sesuai dengan kebiasaan Jepang. Mereka mengakui bahwa wanita itu tidak terikat dengan benar.

Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana pemerintah, yang cenderung konservatif dalam penghitungannya, mengatakan Minggu (13/10/2019) malam bahwa 14 orang tewas, 11 hilang dan 187 lainnya luka-luka akibat topan.

Berdasarkan penghitungan media Jepang, angka tersebut lebih tinggi. Kantor Berita Kyodo melaporkan bahwa 33 orang tewas dan 19 orang hilang.

"Topan besar telah menyebabkan kerusakan besar di Jepang timur," kata juru bicara Yoshihide Suga kepada wartawan seperti dikutip CNBC.com, Senin (14/10/2019).

Rekaman video menunjukkan helikopter penyelamat terbang rendah di daerah banjir di prefektur Nagano saat tanggul Sungai Chikuma pecah sehingga aliran air terus menyebar di daerah pemukiman.

Helikopter berusaha menyelamatkan mereka yang terdampar di lantai dua sebuah rumah yang terendam air berlumpur.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jepang, topan

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top