STMIK Nusa Mandiri dan Iluni 12 Berupaya Atasi Gap Kampus dengan Dunia Industri

Kabar24.com, JAKARTA-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri bekerja sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer (ILUNI12) Universitas Indonesia menggelar seminar teknologi.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  20:56 WIB
STMIK Nusa Mandiri dan Iluni 12 Berupaya Atasi Gap Kampus dengan Dunia Industri
Seminar bertema Network Infrastruktur & IT Operations di Gedung STMIK Nusa Mandiri Kampus Margonda. - Istimewa

Kabar24.com, JAKARTA-Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri bekerja sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer (ILUNI12) Universitas Indonesia menggelar seminar teknologi.

Seminar bertema Network Infrastruktur & IT Operations di Gedung STMIK Nusa Mandiri Kampus Margonda, Jl. Margonda Raya No. 545, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) itu untuk memperbarui pengetahuan bidang teknologi.

”STMIK Nusa Mandiri giat memperbaharui pengetahuan di bidang teknologi, yang diperuntukkan bagi pemuda bangsa ini agar siap hadapi era yang senantiasa berubah dan berkembang,” ujar Dwiza Riana, Ketua STMIK Nusa Mandiri.

Dwiza juga mengakui, saat ini memang ada gap yang sangat besar antara pengetahuan di kampus dengan implementasi di dunia kerja. Oleh karena itu STMIK Nusa Mandiri sejak beberapa tahun terakhir  memiliki seminar wajib setiap semester di Prodi. Dalam seminar wajib tersebut STMIK Nusa Mandiri mengundang beberapa partner untuk memberikan materi kepada mahasiswa.

"Seminar wajib itu untuk mengurangi gap antara pengetahuan di kampus dengan implementasi di dunia kerja.  Kami berterima kasih sekali atas kerjasama ini. Ini pertama kali di Indonesia, kerja sama alumni Fasikom UI dengan kampus kami," tegasnya 

Tiga pembicara yang ahli dihadirkan antara lain Hasrul Maruf dari PT PLN Engineering, Jefri Abdullah dari Cisco Indonesia, dan Muhammad Nasri sebagai Deloitte Consulting South East Asia. "Indonesia jangan kalah dengan negara-negara yang telah maju teknologinya. Kita harus persiapkan dari sekarang,” katanya.

Prihandoko, Ketua Iluni 12 Fasilkom mengatakan bahwa saat ini terjadi kesenjangan antara ilmu yang diperoleh di kampus dengan dunia industri. Iluni menggagas acara seminar ini untuk mengatasi hal itu. "Persoalan itu harus diselesaikan. Karena itu kami membuat seminar ini sebagai bentuk sharing industri IT. Memberikan pengetahuan dan berbagi pengalaman seperti apa dunia industri itu," jelas Prihandoko.

Prihandoko memaparkan, harus ada upaya mengatasi kesenjangan antara ilmu yang diperoleh di kampus dengan dunia industri. Saat ini ada lebih dari 5.000 alumni Fasilkom UI yang bekerja di dunia industri. Sehingga alumni Fasilkom UI menawarkan kepada perguruan tinggi di Indonesia untuk memberikan pembekalan, dan wawasan kepada para mahasiswa.

"STMIK Nusa Mandiri menjadi perguruan tinggi pertama yang menerima program transfer of technology ini. Program ini akan terus berjalan dan kami jajaki dengan perguruan tinggi yang lain," jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perguruan tinggi

Editor : Bambang Supriyanto
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top