Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dilanda Wabah Kolera, Sudan Dapat Bantuan Vaksinasi dari Unicef

Menurut Kementerian Kesehatan Federal, seperti dilansir website Unicef, sejak awal wabah pada 8 September 2019, sudah ada delapan korban meninggal akibat kolera di Blue Nile dan Senar, dua negara bagian di Sudan.
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  16:13 WIB
Vaksinasi Kolera - reuters
Vaksinasi Kolera - reuters

Bisnis.com, JAKARTA – United Nations Children's Fund (Unicef) membawa 1,6 juta dosis vaksin kolera oral (OCV) ke Khartoum, Sudan yang dilanda penyakit kolera. Pengiriman dilakukan pada Minggu (6/10).

Menurut Kementerian Kesehatan Federal, seperti dilansir website Unicef, sejak awal wabah pada 8 September 2019, sudah ada delapan korban meninggal akibat kolera di Blue Nile dan Senar, dua negara bagian di Sudan.

Didanai oleh Global Alliance of Vaccines (GAVI), OCV akan digunakan dalam kampanye vaksinasi. Kampanye ini diadakan lagi sejak terakhir dilakukan pada 3 tahun lalu. Rencananya, kampanye vaksinasi akan dilakukan mulai 12 Oktober 2019.

Selain melakukan kampanye vaksinasi, Unicef dan mitranya akan bekerja sama untuk memperkuat sistem pengolahan air, mendistribusikan produk pemurnian untuk air yang tergenang, dan memberikan dukungan teknis termasuk pemantauan untuk perencanaan dan implementasinya.

Tim kemanusiaan bersama sukarelawan di Sudan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang praktik kebersihan dan metode pencegahan. Mereka berbagai informasi tentang gejala kolera dan kebutuhan-kebutuhan penting untuk vaksinasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sudan
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top