Jokowi Waswas Perppu KPK Ditolak DPR

Kepada para tamu yang menemuinya di Istana Negara pada Kamis (26/9/2019), Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan kecemasannya jika menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (Perppu KPK).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  11:28 WIB
Jokowi Waswas Perppu KPK Ditolak DPR
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan kepada awak media di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019). Presiden memberikan keterangan soal Papua bahwa situasi saat ini berlangsung normal dan permintaan maaf sudah dilakukan sebagai bentuk saling menghargai antara saudara, sebangsa dan setanah air. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kepada para tamu yang menemuinya di Istana Negara pada Kamis (26/9/2019), Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan kecemasannya jika menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (Perppu KPK).

Jokowi menyampaikan kekhawatirannya. Ia waswas Perppu KPK ditolak DPR ketika dibawa ke Senayan.

 “Saya kan tidak punya fraksi di DPR,” ujar Jokowi.

 Menimpali kerisauan Presiden, para tokoh berkelakar siap menjadi fraksi kesepuluh, di luar sembilan fraksi dari partai politik yang ada di DPR saat ini. 

“Kami siap mendukung Presiden tanpa pamrih,” ujar Mochtar Pabottingi, mantan peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, yang juga hadir di Istana seperti dikutip dari Majalah Tempo edisi 5 Oktober 2019.

Seusai pertemuan dengan para tokoh, Jokowi menyampaikan kepada publik bahwa ia mempertimbangkan penerbitan Perpu KPK.

“Kami akan segera menghitung dan memutuskan,” kata Jokowi.

Tiga hari sebelumnya atau 23 September 2019, Presiden menyatakan Perpu KPK tak ada dalam opsinya.

Sumber : Tempo.Co

Tag : Jokowi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top