Menag: Penobatan Kardinal Suharyo Kehormatan bagi Indonesia

Dia berharap pelantikan Mgr Ignatius Suharyo akan berdampak positif bagi kehidupan beragama di Indonesia. Menurut dia, Mgr Ignatius Suharyo dikenal sebagai tokoh yang senantiasa memperjuangkan perdamaian dan kerukunan umat beragama.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 06 Oktober 2019  |  17:04 WIB
Menag: Penobatan Kardinal Suharyo Kehormatan bagi Indonesia
Monsinyur Ignatius Suharyo. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghadiri pelantikan Monsinyur (Mgr) Ignatius Suharyo menjadi kardinal di Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Dia mengucapkan selamat atas penobatan Uskup Agung Jakarta itu menjadi Pangeran Gereja.

“Tentu kami semua bersyukur, bersukacita, bersenang hati, bahwa sore ini [Sabtu, 5/10/2019 waktu Vatikan] Monsinyur Ignatius Suharyo dinobatkan menjadi Kardinal,” ujar Menag Lukman dalam siaran pers, Minggu (6/10/2019).

Lukman mengatakan penobatan ini menjadi sebuah kehormatan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

“Bapak Paus telah memberikan kepercayaan sekaligus kehormatan bagi salah satu putra terbaik Indonesia sebagai kardinal,” tambahnya.

Dia berharap pelantikan Mgr Ignatius Suharyo akan berdampak positif bagi kehidupan beragama di Indonesia. Menurut dia, Mgr Ignatius Suharyo dikenal sebagai tokoh yang senantiasa memperjuangkan perdamaian dan kerukunan umat beragama.

“Bagi kami di Kementerian Agama dan bagi kita semua, ini tentu sesuatu yang patut kita syukuri. Dengan penobatan ini tentu kiprah Kardinal yang baru akan lebih memberi penguatan bagi upaya kita bersama menciptakan perdamaian,” kata Lukman.

Uskup Agung Suharyo menjadi kardinal ketiga yang dimiliki Gereja Katolik Indonesia setelah Kardinal Justinus Darmojuwono dan Kardinal Julius Darmaatmadja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gereja katolik

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top