Konsentrasi Aparat Keamanan Terpecah Jaga Dua Pintu Utama DPR

Konsentrasi Aparat Keamanan Terpecah Jaga Dua Pintu Utama DPR
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 24 September 2019  |  16:49 WIB
Konsentrasi Aparat Keamanan Terpecah Jaga Dua Pintu Utama DPR
Demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR - Bisnis/Feni

Bisnis.com, JAKARTA - Konsentrasi aparat keamanan terpecah setelah massa aksi di Gedung DPR mendesak masuk ke lingkungan DPR dari dua pintu utama kantor dewan.

Pantauan Bisnis.com, massa berasal dari kampus berbeda. Himpunan Mahasiswa Islam, Universitas Mercu Buana Politeknik LP3I berada di sisi kiri pintu utama.

Sementara di sisi kanan, puluhan mahasiswa baik dari UIN Bandung, Universitas Gadjah Mada, Trisakti dan Univerditas Indonedia juga sempat berusaha merengsek ke pintu utama.

Kedua sisi ini bergiliran memberikan tekanan untuk mendobrak pintu. Situasi saat ini kiat memanas.

Kondisi ini menyebabkan aparat keamanan harus mennjaga dua pintu berbeda. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Herry Kurniawan juga harus mengamankan massa. Beberapa kali dirinya menghadap ke arah kiri massa, sisanya di sisi kanan.

"Tolong tenang jangan lempar [kemasan minuman]," katanya dari atas mobil komando, Selasa (24/9/2019).

Sementara itu, ratusan aparat berseragam lengkap dari lingkungan DPR mulai keluar melalui pintu utama sebelah kiri. Pintu ini menjadi jalan keluar masuk aparat. Adapun tiga unit water canon juga disiagakan di depan pintu kiri DPR."

"Jangan terprovokasi. Polisi tidak ada yang maju, polisi tidak ada yang melempar gas air mata," katanya.

Hingga kini massa terus berteriak meminta agar pintu dibuka. Sebelumnya Kapolres bersedia untuk memberikan kesempatan untuk bertemu dengan anggota DPR. Namun massa menolak karena hanya ingin bertemu dengan pimpinan DPR.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
demo, demonstrasi

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top