Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pimpinan dan Penasihat KPK Mengundurkan Diri, Masinton : Misi Mereka Gagal

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Penasihat KPK Tsani Annafari memilih untuk mundur dari jabatannya setelah terpilihnya pimpinan lembaga antirasuah baru yang tidak sesuai dengan kriteria mereka.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 13 September 2019  |  13:38 WIB
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (kiri) bersama Mantan pimpinan KPK Haryono Umar (kanan) menyampaikan pendapatnya dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Diskusi tersebut membahas tema
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (kiri) bersama Mantan pimpinan KPK Haryono Umar (kanan) menyampaikan pendapatnya dalam Diskusi Dialektika Demokrasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019). Diskusi tersebut membahas tema "Tantangan Pimpinan KPK Baru, Mampu Benahi Internal dan Berantas Korupsi" - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Penasihat KPK Tsani Annafari memilih untuk mundur dari jabatannya setelah terpilihnya pimpinan lembaga antirasuah baru yang tidak sesuai dengan kriteria mereka.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu mengatakan bahwa ini karena keduanya telah gagal menyingkirkan salah satu calon, Irjen Firli Bahuri. Firli bahkan dipilih menjadi ketua KPK 2019—2023.

“Kan mereka yang paling getol menyerang Pak Firli. Lalu mereka merasa misinya tidak berhasil, ya mengundurkan diri,” katanya saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).

Masinton menjelaskan bahwa integritas Saut dan Tsani memang sudah DPR ragukan. Keduanya dianggap tidak bertanggung jawab dan berintegritas.

“Digaji, seenaknya bekerja, kemudian mundur. Itu tidak punya integritas dan tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Padahal, imbuh Masinton, pejabat KPK digaji negara untuk bekerja profesional. Akan tetapi mereka malah gunakan kesempatan untuk menyerang salah satu orang.

“Ketika keinginan mereka tidak terpenuhi lalu mengundurkan diri, pertanggung jawabkan dong semuanya sampai selesai masa jabatan,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK dpr ri
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top