Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat Bertemu di Washington, Apa Isi Curhat B.J. Habibie Kepada Menkeu Sri Mulyani?

B.J. Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 18.05 WIB.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 12 September 2019  |  00:17 WIB
Presiden ketiga RI B.J. Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). - ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Presiden ketiga RI B.J. Habibie melambaikan tangan saat akan menghadiri Sidang Tahunan MPR Tahun 2015 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015). - ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa almarhum B.J. Habibie sempat curhat kepada dirinya mengenai almarhum sang istri, Hasri Ainun Besari, saat keduanya berada di Washington, AS.

Dia menjelaskan Presiden ke-3 RI tersebut curhat mengenai istrinya karena akan menulis sebuah buku mengenai Ainun. Sri Mulyani mengungkapkan dirinya juga sempat memberi banyak masukan mengenai buku yang akan ditulis itu.

"Beliau sempat diskusi dengan saya waktu ingin menulis buku mengenai Ibu Ainun. Beliau itu sempat bercerita bagaimana seorang suami yang kehilangan istrinya. Cerita itu sangat menyentuh," tuturnya saat ditemui di rumah duka B.J. Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9/2019).

Mantan Managing Director World Bank itu menilai bahwa kecintaan almarhum Habibie kepada istrinya sangat mendalam. 

"Betapa berartinya seorang istri bagi beliau karena Ibu Ainun selalu mendukung seluruh karir almarhum Pak Habibie," katanya.

Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Rabu (11/9) sekitar pukul 18.05 WIB. Ayah dua anak ini dirawat di rumah sakit tersebut sejak Minggu (1/9).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habibie
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top