Papua Rusuh, Kamera Juru Foto Raib dan Motor Karyawan Media Online Dibakar Massa

Kamera jenis canon milik Anto Keit, juru foto lepas dari media daring www.wartaplus.com ikut raib saat demo menolak rasisme berujung anarkistis di Kota Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 September 2019  |  14:42 WIB
Papua Rusuh, Kamera Juru Foto Raib dan Motor Karyawan Media Online Dibakar Massa
Motor Yamaha Mio Soul milik Kaleb, karyawan media daring www.wartaplus.com yang kena imbas pada demo anarkistis di Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kamera jenis Canon milik Anto Keit, juru foto lepas dari media daring www.wartaplus.com ikut raib saat demo menolak rasisme berujung anarkistis di Kota Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019).

"Iya, kamera saya dan sejumlah lensa ikut raib saat pendemo ke kantor Gubernur Papua," katanya di Kota Jayapura, Papua, Senin (9/9/2019).

Menurut dia, kamera dan sejumlah lensa yang bernilai Rp50 juta itu hilang saat berada di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Papua.

"Saat itu kan para pendemo ke kantor gubernur untuk menyalurkan aspirasi dan kantor kami juga kena imbas, dibakar dan dijarah. Nah, kamera dan sejumlah lensa saya ada dalam kantor," katanya.

Anto akan segera melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Papua sebagaimana imbauan yang disampaikan oleh polisi lewat pemberitaan.

"Iya, akan saya laporkan ke Polda Papua terkait hal ini," kata Anto.

Sementara itu, Kaleb, bagian keuangan wartaplus.com mengaku mengalami hal yang hampir sama ketika demo yang seharusnya berlangsung aman dan damai, berubah menjadi beringas dan tidak terkendali.

"Motor Yamaha Mio saya ikut dibakar ketika massa pendemo melintas di Argapura," katanya.

Kaleb mengemukakan bahwa motor jenis matik itu ikut terbakar bersama sejumlah motor lainnya yang ada di Argapura dan juga sejumlah rumah toko lainnya.

"Jadi, setelah saya pulang dari Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Jayapura yang terletak di belakang Mall Jayapura, saya hampir bertemu dengan massa pendemo di Argapura, sehingga saya memilih menghindar dan parkir motor di sekitar kawasan itu," ujarnya.

Massa pendemo, kata Kaleb, terlihat cukup beringas karena telah melakukan pelemparan, perusakan serta penjarahan dan pembakaran kendaraan roda dua atau empat serta rumah toko (ruko) yang ada di sepanjang jalan tersebut.

"Massa terlihat melakukan pelemparan, kira-kira pukul 14.00 WIT. Usai parkir motor, saya langsung ke rumah keluarga yang ada di Argapura, setelah kembali sekitar dua jam kemudian, motor sudah hangus terbakar bersama motor lainnya dekat tempat parker.”

Kaleb mengaku sudah melaporkan peristiwa naas itu kepada pemimpin redaksi wartaplus.com sebagai penanggungjawab kantor dan sudah diarahkan untuk buat laporan polisi.

Secara terpisah, Nickson Laly pemmimpin perusahaan wartaplus.com mengaku menerima laporan dari kedua karyawannya itu.

"Sudah dilaporkan, saya arahkan buat laporan polisi yang akan didampingi rekan wartawan yang ngepos di kriminal," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kamera, demo, papua

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top