Banjir di Pulau Kyushu, Jepang Selatan Menelan Korban Jiwa

Tayangan televisi memperlihatkan jalan dan rel kereta terendam air dan banyak orang menerobos banjir setinggi lutut setelah tanggul beberapa sungai jebol. 
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  17:17 WIB
Banjir di Pulau Kyushu, Jepang Selatan Menelan Korban Jiwa
Ilustrasi: Warga diselamatkan dari area yang terendam banjir oleh tentara Jepang di Kurashiki, Jepang, Sabtu (7/7). - Kyodo via Reuters

Bisnis.com, TOKYO — Hujan lebat mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Pulau Kyushu di Jepang Selatan pada Rabu, 28 Agustus 2019 menewaskan dua orang dan membuat pemerintah mengeluarkan peringatan darurat langka serta perintah pengungsian buat hampir 850.000 orang.

Lembaga penyiaran umum NHK menyebutan bahwa seorang pria tewas ketika mobilnya hanyut diterjang air di Prefektur Saga, tempat sebagian daerah dilanda curah hujan lebih dari 100 mm dalam 1 jam.

Seorang lelaki lain di Prefektur Fukuoka meninggal setelah dihanyutkan air saat ia keluar dari mobilnya, sedangkan seorang perempuan di Saga ditemukan tanpa tanda-tanda hidup setelah mobilnya jatuh ke dalam saluran air.

Tayangan televisi memperlihatkan jalan dan rel kereta terendam air dan banyak orang menerobos banjir setinggi lutut setelah tanggul beberapa sungai jebol. 

Pasukan Pertahanan Bela Diri Darat—militer Jepang, telah mengerahkan 100 prajurit untuk memberi bantuan darurat setelah ada permintaan dari pemerintah Prefektur Saga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jepang, banjir

Sumber : Reuters/Antara

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top