Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemindahan Ibu Kota Indonesia, MenpanRB : ASN Akan Dimanjakan

Menterian Pendayagunaan Aparatur Negara Syafruddin menuturkan kalangan ASN tidak perlu resah dengan keputusan pemerintah. Aturan pemindahan hanya berlaku untuk ASN yang bekerja di lingkungan kementerian lembaga tingkat pusat.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 27 Agustus 2019  |  15:43 WIB
Pemindahan Ibu Kota Indonesia, MenpanRB : ASN Akan Dimanjakan
Gagasan rencana dan kriteria desain ibu kota negara. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemindahan aparatur sipil negara ke ibu kota baru di Kalimantan Timur dimulai pada 2024.

Menterian Pendayagunaan Aparatur Negara Syafruddin menuturkan kalangan ASN tidak perlu resah dengan keputusan pemerintah. Aturan pemindahan hanya berlaku untuk ASN yang bekerja di lingkungan kementerian lembaga tingkat pusat.

"ASN itu kontrak dengan negara. Ada undang-undang, ada peraturan pemerintah yang dijadikan landasan. Siap ditempatkan di mana pun," kata Syafruddin di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Menurut Syafruddin, jumlah ASN yang akan pindah ke ibu kota baru mencapai 180.000 orang. Ia menyebutkan, dari jumlah ASN yang ada ini hanya 70 persen yang akan pindah karena 30 persen lainnya akan memasuki pensiun pada 2020-2024.

"[Sehingga] yang menduduki pos [birokrasi di ibu kota baru] adalah ASN muda. Mereka ini sangat andal, siap mental, memiliki wawasan bagus dengan profesionalisme cukup bagus," kata Syafruddin.

Syafruddin menambahkan di ibu kota baru, pemerintah akan menyediakan seluruh sarana dan prasarana mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemukiman sehingga menunjang kemudahan bertugas. Ini untuk menghapus kekhawatiran ASN.

"Tidak ada kebijakan yang akan menelantarkan [ASN]. Kota yang disiapkan adalah green city, smart city. Semua akan tersedia," kata Syafruddin.

Syafruddin menambahkan kota ini akan membuat tingkat kehidupan ASN menjadi lebih baik. Di Jakarta, katanya, ASN harus tinggal di kota penunjang untuk bermukim. Sedangkan di kota baru, semua akses penunjang kehidupan akan mudah dijangkau dengan jalan kaki atau pun bersepeda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kalimantan timur Ibu Kota Dipindah
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top