Muhaimin Akui PKB Terkadang Manja

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta maaf atas PKB yang disebutnya kadang berlaku manja.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  06:59 WIB
Muhaimin Akui PKB Terkadang Manja
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memberikan sambutan dalam Konsolidasi Caleg PKB di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta maaf atas PKB yang disebutnya kadang berlaku manja.

Permintaan maaf ini disampaikan Muhaimin di hadapan para kiai sepuh, termasuk wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin.

"Mohon maaf kiai, memang kadang PKB manja," kata Muhaimin dalam pidato penutupan Muktamar VI PKB di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Rabu (21/8/2019) malam.

Muhaimin menjelaskan, yang dimaksudnya manja adalah kurang kerja keras di daerah-daerah yang sudah menjadi basis massa PKB. Padahal, menurutnya, tidak semudah itu untuk mendapatkan suara.

"Manja itu apa? Suara tinggal nyendok, apalagi Jawa Timur, Jawa Tengah, tinggal nyendok. Tapi ternyata tidak semudah itu," kata dia.

Muhaimin mengatakan PKB tetap harus bekerja keras untuk meraih suara. Dia berujar, dukungan tak bisa ujug-ujug datang kendati di daerah yang menjadi basis partai.

"DPW-DPC (Dewan Pimpinan Wilayah-Dewan Pimpinan Cabang) Jatim telah membuktikan kerja keras komitmen bahwa suara itu tak datang sendiri tanpa ada sapaan dan usaha keras dari pengurus untuk bisa meraih suara itu," ujarnya.

Politikus yang akrab disapa Cak Imin ini juga mengatakan sudah saatnya PKB memperluas kekuatannya di daerah-daerah lain. Dia percaya diri target itu bisa tercapai dengan melaksanakan hasil Deklarasi Bali hasil Muktamar VI ini.

"Komitmen Bali yang saya tangkap, saatnya PKB bulan hanya jago kandang, tapi jago dalam gelanggang yang lebih besar dibandingkan kekuatan-kekuatan lain," kata Cak Imin yang sudah memasuki periode keempatnya menjadi ketua umum PKB ini.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pkb, muhaimin iskandar

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top