BMKG: DKI Jakarta dan Banten Terancam Bencana Kekeringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun klimatologi klas II Tangerang Selatan melaporkan peringatan dini kekeringan meteorologis pada Selasa (20/8/2019).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  09:29 WIB
BMKG: DKI Jakarta dan Banten Terancam Bencana Kekeringan
Asnawi, petani di Lebak, berdiri di tengah sawahnya yang kekeringan pada Rabu (31/7/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun klimatologi klas II Tangerang Selatan melaporkan peringatan dini kekeringan meteorologis pada Selasa (20/8/2019).

Berdasarkan analisis yang dikutip dari siaran persnya, seluruh zona musim di Banten dan DKI Jakarta telah memasuki musim kemarau dan diperlukan kewaspadaan dari masyarakat terkait ancaman bencana kekeringan.

Data menunjukkan, sebagian besar wilayah Banten dan DKI Jakarta mengalami deret hari kering lebih dari 20 hari hingga lebih dari 60 hari.

Prakiraan peluang curah hujan pada dasarian III Agustus dan dasarian I September 2019 menunjukkan beberapa daerah akan mengalami curah hujan yang sangat rendah dengan peluang lebih dari 90 persen.

Kondisi ini dinilai berdampak pada sektor pertanian yang menggunakan sistem tadah hujan, perngurangan ketersediaan air tanah, kelangkaan air bersih hingga meningkatnya polusi udara di wilayah Banten dan DKI Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BMKG, kekeringan

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top