Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump Kembali Sarankan Rusia Gabung G7

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa akan pantas untuk membiarkan Rusia bergabung dengan kelompok negara-negara industri maju G7.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  10:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - Reuters
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa akan pantas untuk membiarkan Rusia bergabung dengan kelompok negara-negara industri maju G7.

Trump mencatat pendahulunya, Presiden Barack Obama, ingin Rusia keluar dari kelompok yang dulunya disebut G8.

"Tapi saya pikir itu jauh lebih tepat untuk memiliki Rusia. Ini harus menjadi G8 karena banyak hal yang kita bicarakan berkaitan dengan Rusia," kata Trump, dikutip dari Reuters, Rabu (21/8/2019).

Rusia diusir dari G8 pada 2014 karena aneksasinya terhadap Krimea dari Ukraina.

Ini bukan pertama kalinya Trump melayangkan gagasan Rusia kembali bersama dengan G7 yang beranggotakan Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Prancis, Inggris, Italia, dan Kanada.

Pada Juni 2018, Trump menyarankan Rusia untuk menghadiri pertemuan G7 di Kanada. Namun, juru bicara Kremlin nampak menolak gagasan itu dan mengatakan bahwa Rusia fokus pada format lain.

Dua hari kemudian, Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia tidak memilih G7 dan akan dengan senang hati menjadi tuan rumah bagi anggotanya di Moskow.

Adapun Trump secara berkala menyerukan hubungan lebih dekat dengan Rusia, meskipun kebijakan pemerintahannya telah memasukkan sanksi keras terhadap Moskow.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia G7
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top