Soal Hong Kong, Sikap China Perkecil Peluang Kesepakatan Dagang Dengan AS

Wakil Presiden AS, Mike Pence mengatakan bahwa peluang kesepakatan perdagangan dengan China akan berkurang jika hukum Hong Kong dilanggar dan pelanggaran hak asasi manusia merupakan antitesis terhadap cita-cita Amerika Serikat.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  09:34 WIB
Soal Hong Kong, Sikap China Perkecil Peluang Kesepakatan Dagang Dengan AS
Presiden AS Donald Trump didampingi Wakil Presiden Mike Pence berbicara tentang penembakan di El Paso dan Dayton di Ruang Diplomatik Gedung Putih di Washington, AS, 5 Agustus 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden AS, Mike Pence mengatakan bahwa peluang kesepakatan perdagangan dengan China akan berkurang jika hukum Hong Kong dilanggar dan pelanggaran hak asasi manusia merupakan antitesis terhadap cita-cita Amerika Serikat.

"Sebenarnya kami tidak ingin pasar China menderita, kami ingin mereka berkembang,” kata Pence saat berpidato di Klub Ekonomi Detroit seperti dikutip CNN.com, Selasa (20/8/2019).

Agar Amerika Serikat mencapai kesepakatan dengan China, katanya, Beijing perlu menghormati komitmen mulai dengan komitmen yang dibuat pada tahun 1984 untuk menghormati integritas hukum Hong Kong melalui deklarasi bersama China-Inggris. 

"Seperti yang dikatakan Presiden Trump kemarin, akan jauh lebih sulit bagi kita untuk membuat kesepakatan jika sesuatu kekerasan terjadi di Hong Kong," ujarnya.

Pernyataan keras Pence keluar sehari setelah Presiden AS berpaling dari sikap netral sebelumnya atas apa yang terjadi pada demonstran di Hong Kong.

Gerakan protes, yang dimulai pada bulan Juni atas RUU ekstradisi yang sekarang ditangguhkan, telah diperluas hingga mencakup seruan untuk demokrasi yang lebih besar dan akuntabilitas pemerintah.

Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan hari Minggu bahwa dia ingin melihat situasi di Hong Kong "berhasil dengan cara yang sangat kemanusiaan."

Presiden Cina Xi Jinping, katanya, tentu memiliki kemampuan untuk mencapai resolusi.

"Saya pikir itu akan sangat baik untuk kesepakatan perdagangan yang sedang kita bicarakan," tambah Trump. 

Pence, dalam sambutannya di Detroit pada hari Senin (19/8/2019), mengatakan akses terbuka China ke ekonomi AS dibuat dengan harapan bahwa kebebasan di China akan berkembang dalam semua bentuknya. Akan tetapi selama 17 tahun terakhir, China belum menindaklanjuti secara ekonomi, secara politik atau di bidang hak asasi manusia, katanya. 

China, katanya, terus membuat kebijakan yang tidak konsisten dengan perdagangan bebas. Bahkan, pada awal bulan ini, pemerintahan Trump menyebut Cina sebagai manipulator mata uang.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
amerika serikat, hong kong, Donald Trump

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top