Tampik Tuduhan Trump, Apple Klaim Berkontribusi Terhadap Jutaan Pekerjaan

Klaim ini keluar setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik perusahaan lantaran lebih memilih memproduksi sebagian besar produknya di China.
Geofanni Nerissa Arviana
Geofanni Nerissa Arviana - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  21:15 WIB
Tampik Tuduhan Trump, Apple Klaim Berkontribusi Terhadap Jutaan Pekerjaan
Logo Apple Inc. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan teknologi Apple Inc. mengklaim bahwa mereka berkontribusi terhadap naiknya jumlah pekerjaan di Amerika Serikat (AS) menjadi 2,4 juta di perusahaan teknologi, baik secara langsung maupun tidak. Jumlah ini naik 20 persen dari perkiraan 2 juta pekerjaan pada 2017.

Klaim ini keluar setelah Presiden AS Donald Trump mengkritik perusahaan lantaran lebih memilih memproduksi sebagian besar produknya di China.

Perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs tersebut mengatakan, jumlah tenaga kerja yang langsung bekerja di Apple naik dari 80.000 menjadi 90.000 dalam 2,5 tahun.

Sebagian besar perkiraan pertumbuhan tersebut berasal dari perusahaan seperti Broadcom Inc yang membuat komponen produk Apple di AS.

Selain itu, diperkirakan pertumbuhan tersebut juga berasal dari pengembang perangkat lunak pihak ketiga yang membuat aplikasi untuk Apple. Pekerjaan yang berhubungan dengan aplikasi berjumlah 1,9 juta, naik 325.000 dari perkiraan sebelumnya, seperti dikutip Reuters dari berita di situs resmi Apple.

Desember lalu, Apple mengatakan akan membangun sebuah kampus baru di Austin Texas senilai US$1 miliar. Kabarnya, kampus tersebut akan menerima hingga 15.000 karyawan dan menambah pekerjaan langsung di Seattle, San Diego dan Culver City, California.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
apple

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top