Kulon Progo Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,1

 Hari Sabtu, 10 Agustus 2019, pukul 20.26.43 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 10 Agustus 2019  |  22:41 WIB
Kulon Progo Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,1
Grafik hasil pencatatan seismometer/seismograf, alat pencatat besaran gempa bumi. - Reuters

Kabar24.com, JAKARTA - Hari Sabtu, 10 Agustus 2019, pukul 20.26.43 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempabumi tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,88 LS dan 110,06 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 113 km arah selatan Kota Wates, Kabupaten Kulon Progo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada kedalaman 71 km.

Gempabumi selatan di Jawa ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis Sesar Naik (Thrust Fault).

Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat, guncangan dirasakan di Sanden Bantul, Kota Jogja, Giri Mulyo, Maguwoharjo Sleman dengan intensitas guncangan II-III MMI ( *Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu* ), Pacitan, Purworejo, Semarang, Klaten, Wonogiri, Kebumen, Cilacap, dan Ponorogo dengan intensitas guncangan II MMI.

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 20.54 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

BMKG menyatakan kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan.

"Mohon cermati dan terus berlatih langkah-langkah praktis untuk antisipasi bahaya gempabumi, baik pada saat persiapan sebelum gempa, saat dan setelah gempabumi. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi," demikian imbauan resmi dari BMKG.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gempa

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top