Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Thailand Temukan Bom di Pusat Kota Bangkok

Bom tersebut diduga merupakan bagian dari serangkaian bom yang meledak pada Jumat (2/8/2019).
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  12:19 WIB
 Tim Penjinak Bom (Explosive Ordnance Disposal/EOD) Thailand menyisir area yang sebelumnya terdengar ledakan bom di Bangkok, Thailand, Jumat (2/8/2019). - Reuters/Soe Zeya Tun
Tim Penjinak Bom (Explosive Ordnance Disposal/EOD) Thailand menyisir area yang sebelumnya terdengar ledakan bom di Bangkok, Thailand, Jumat (2/8/2019). - Reuters/Soe Zeya Tun

Bisnis.com, JAKARTA -- Otoritas Thailand menemukan bom yang belum meledak di sebuah pasar di pusat kota Bangkok, Rabu (7/8/2019).

Sumber Reuters di Kepolisian Thailand menyatakan bahwa bom tersebut ditemukan di Pasar Prathunam di pusat Bangkok. Bom itu juga sangat mirip dengan yang meledak pada Jumat (2/8), karena dilengkapi pengatur waktu dan ditempelkan ke powerbank.

Selain itu, bom tersebut kemungkinan besar ditaruh pada waktu yang sama dengan bom-bom lainnya yang meledak pada pekan lalu.

"Bom tersebut berfungsi tapi apinya tidak muncul karena disimpan di antara tumpukan pakaian sehingga tidak ada pasokan oksigen yang cukup yang bisa membuat apinya tersulut," terang sumber tersebut.

Pada Jumat pekan lalu, 6 bom kecil dan 6 fire-bomb meledak di Bangkok, ketika kota itu tengah menjadi tuan rumah pertemuan para Menteri Luar Negeri (Menlu) Asean dan negara-negara sahabat, termasuk Menlu AS Mike Pompeo.

Perdana Menteri (PM) Thailand Prayuth Chan-ocha menyampaikan pihaknya telah menahan 9 tersangka pelaku, termasuk 2 laki-laki yang ditangkap lebih dulu karena diduga menaruh 2 bom di depan kantor polisi pada Kamis (1/8). Kedua tersangka ini berasal dari Provinsi Narathiwat, yang didominasi oleh penduduk keturunan Melayu Muslim, dan merupakan daerah rawan konflik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

thailand bom

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top