Kemkominfo Larang Zain Telecom Saudi Jualan SIM Card di Indonesia

JAKARTA--Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah melarang operator asing Zain Telecom Saudi berjualan SIM Card atau Kartu Perdana untuk calon jamaah haji di setiap bandara dan hotel penginapan haji Indonesia
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 24 Juli 2019  |  00:25 WIB
Kemkominfo Larang Zain Telecom Saudi Jualan SIM Card di Indonesia
Zain - Repro

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah melarang operator asing Zain Telecom Saudi berjualan SIM Card atau Kartu Perdana untuk calon jamaah haji di setiap bandara dan hotel penginapan haji Indonesia.

Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu mengungkapkan Direktorat Pengandalian pada Ditjen PPI Kemkominfo telah melakukan pengecekan langsung ke Asrama Haji di Pondok Gede pada 17 Juli 2019.

Menurut pria yang akrab disapa Nando itu, setelah melakukan pengecekan, pihaknya menemukan dua booth penjualan kartu perdana Zain Telecom Saudi dengan petugas yang berjaga untuk melayani calon pembeli.

“Di sana tersedia kuota paket haji dan umroh dengan harga Rp150.000, kemudian registrasi SIM Card dilakukan setelah jamaah haji dan umroh itu berada di Arab Saudi,” tuturnya, Selasa (23/7).

Tidak hanya di Asrama Haji Pondok Gede, Nando menjelaskan bahwa Kemkominfo menemukan adanya penjualan SIM Card Zain Telecom Saudi di beberapa lokasi lain seperti di Asrama Haji Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), Asrama Haji Donohudan Surakarta, Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan Asrama Haji Makassar Sulawesi Selatan.

“Jadi kami sudah minta sementara waktu tidak boleh berjualan SIM Card di Indonesia sampai jelas aspek perlindunan konsumennya sebagaimana diatur pada UU Nomor 8 Tahun 1999 dan Peraturan Perundang-Undangan terkait lainnya,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arab saudi, kominfo

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top